Suara.com - Organisasi Kesejahteraan Rakyat (Orkestra) merilis hasil survei yang dilakukan periode 6 hingga 20 November 2017 tentang elektabilitas bakal calon presiden dan calon wakil presiden 2019.
Berdasarkan hasil survei tersebut, hingga saat ini elektabilitas Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih menempati posisi paling tinggi dibandingkan sejumlah tokoh lain yang dinilai berpontesi bakal ikut meramaikan Pilpres 2019 mendatang, seperti Prabowo Subianto.
"Mayoritas responden memilih Joko Widodo sebagai Presiden pada 2019 mendatang dengan elektabilitasnya 24,38 persen," kata Ketua Umum Orkestra Poempida Hidayatullah, di Restoran Gado-Gado Boplo, Jalan Gereje Theresia, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (3/12/2017).
Angka tersebut disusul Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yaitu 21,09 persen, dan pada urutan ketiga Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo 2,80 persen, Anies Baswedan 2,1 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono 2,1 persen.
Menurut Poempida, jika Jokowi bisa menjaga ritme kepemimpinannya di kursi Presiden saat ini, maka tidak menutup kemungkinan Jokowi akan terpilih kembali pada Pilpres 2019.
"Tidak menutup kemungkinan akan terpilih lagi (Jokowi) selama ritme ini tetap dijaga," kata Poempida.
Survei ini dilakukan di 34 Provinsi di Indonesia dengan melibatkan 1.300 responden. Pengambilan sampel dilakukan secara acak (probality sampling) dengan metode acak bertingkat (multistage random sampling).
"Tingkat kepercayaan survei ini 95 persen dengan margin of error yaitu kurang lebih 3 persen," kata Poempida.
Baca Juga: Jokowi Minta Tingkatkan Mutu Guru, Bayar Tunjangan Jangan Telat
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF