Suara.com - Anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Supriyatna mengatakan tidak ada anak asli Betawi yang dipekerjakan di Pekan Raya Jakarta.
Acara yang digelar setiap tahunnya di Kemayoran, Jakarta Pusat, dalam rangka menyambut HUT Kota Jakarta yang jatuh pada 22 Juni itu dinilai banyak mempekerjakan orang dari luar Jakarta.
"PRJ itu diadakan setiap tahun. Tapi berapa tahun lalu sampai sekarang PRJ tidak ada orang Jakarta atau Betawi yang kerja di PRJ," ujar Supriyatna di Gedung Pertemuan Pertamina, Jalan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (5/12/2017).
Hal itu dikatakan Supriyatna ketika mendapatkan kesempatan menyampaikan keluhan di hadapan Gubernur Jakarta Anies Baswedan.
Selanjutnya Supriyatna menyinggung program yang pernah ditawarkan Anies dan Sandiaga Uno di Pilkada Jakarta 2017 lalu. Yakni, menciptakan banyak lapangan pekerjaan untuk warga Jakarta.
"Program pemda DKI saat ini mewujudkan lapangan kerja. Tolong di PRJ yang akan datang diutamakan orang Betawi yang masih banyak nganggur di Jakarta," kata Supriyatna.
Dalam kesempatan ini Anies tidak menjawab pertanyaan Supriyatna secara langsung. Ia mengatakan pemerintah DKI akan menindaklanjuti keluhan warga secara bertahap.
"Yang penting bukan jawaban saya sekarang bikin orang tepuk tangan, bukan. Yang penting pelaksanaannya. Jangan bilang iya, baik, anda tepuk tangan, tapi nggak dijalankan. Tadi semua dicatat dan diperhatikan," kata Anies.
Baca Juga: PDIP Kritik Tim Gemuk untuk Anies Baswedan-Sandiaga Uno
Berita Terkait
-
Banyak Kebohongan, Anies Hapus LPJ Dana Operasional RT dan RW
-
Banyak Demonstrasi, Jakarta Gagal Raih Indeks Demokrasi 2016
-
Anies: Kami Rayakan Natal Bersama di Kawasan Monas
-
Sandiaga dan Anies Bakal Bergantian 'Ngantor' di Kepulauan Seribu
-
Anies Janji LRT Kelapa Gading-Velodrome Beroperasi Juli 2018
Terpopuler
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
Terkini
-
Jadi Tersangka Lagi, Eks Kapolres Bima AKBP Didik Diduga Terima Setoran Rp2,8 M dari Bandar Narkoba
-
Mendikdasmen Pastikan Anggaran Pendidikan Naik, Bantah MBG Pangkas Dana Sekolah
-
MCK Kumuh Manggarai Dibenahi, Kini Jadi Fasilitas Sehat dan Canggih
-
Menham Pigai Serahkan RUU Masyarakat Adat ke DPR: Rakyat Adat Harus Jadi Tuan di Negeri Sendiri
-
Lewat Surat Edaran, Mendagri Dorong Sinergi Daerah Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI
-
Rumah Jokowi Berubah Jadi 'Tembok Ratapan Solo', Begini Kata PDIP
-
Kasus Korupsi CPO, Kejagung Dalami Dokumen Dugaan Aliran Transaksi ke Pejabat Bea Cukai
-
Kasatgas Tito Pantau Langsung Pembersihan Lumpur Praja IPDN di Aceh Tamiang
-
Bersih-Bersih Jukir Liar, Wali Kota Jakpus Instruksikan Patroli Gabungan Rutin di Tanah Abang
-
NasDem Bukber Elite Parpol Termasuk Anies, Bicara Sukseskan Program Prabowo