Suara.com - Polisi akan memanggil saksi kunci untuk diperiksa dalam kasus video porno yang diperankan HA, perempuan alumni mahasiswa Universitas Indonesia, dan viral di media sosial. Pemeriksaan itu dijadwalkan dilakukan pekan depan.
"Minggu depan ya (kami periksa saksi kunci)," kata Kepala Satuan Reserse Krimininal Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Depok Komisaris Putu Kholis Aryana saat dikonfirmasi, Kamis (14/12/2017).
Namun, Putu belum menjelaskan identitas saksi kunci, lantaran keterangannya dianggap penting untuk menentukan status HA dan mantan pacarnya berinisial HF, sosok laki-laki ikut memerankan adegas seks dengan HA.
"Belum bisa saya sampaikan (identitas saksi kunci)," kata dia.
Putu menambahkan, satu dari tiga video yang diselidiki dianggap identik dengan ciri-ciri HA dan HF. Namun demikian, polisi belum bisa menentukan apakah HA dan HF bisa ditetapkan sebagai tersangka atau tidak.
"Ada satu video kan sudah nyebar di (medsos)," terangnya.
HA akhirnya mengakui dirinya yang memerankan sosok wanita yang beradegan seks dengan laki-laki sebagaimana video porno yang viral di medsos. Pengakuan itu disampaikan HA saat diperiksa penyidik Polres Depok pada bulan November 2017 lalu.
" Iya (HA mengakui) pas pemeriksaan bulan November," kata Putu saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Maxime Bouttier: Berhubungan dengan Prilly Bukan Gimmick
Putu menyampaikan, awalnya polisi mendapatkan petunjuk dari keterangan ahli perihal ciri-ciri di bagian tubuh HA yang identik dengan pemeran perempuan yang berada dalam video syur tersebut.
Namun, Putu enggan menjelaskan secara rinci soal ciri-ciri ditubuh HA yang didentik dengan video porno yang beredar di internet.
"Iya, dari tim kedokteran. Ada ciri-ciri khusus," imbuhnya.
Kemudian, kata dia, polisi menunjukkan hasil analisa ahli kepada HA saat menjalani pemeriksaan.
"Ya (hasil pemeriksaan tubuh ditunjukan kepada HA) di pemeriksaan lanjutan," kata Putu.
Selain HA, polisi juga telah menemukan pemeran pria dalam video porno tersebut. Pemeran pria di vidoe porno tersebut tak lain adalah mantan kekasih HA berinsial HF.
Polisi juga telah mendeteksi lokasi pembuatan video porno yang dilakukan di kawasan Depok, Jawa Barat.
"(Pembuatan video porno) di Depok, dan peristiwa perekaman ini sudah dua tahun yang lalu," tandasnya.
Berita Terkait
-
Asal Usul Nama Geng 'Rawa Lele 212' yang Bacok Dua Polisi
-
Terungkap, Alumni UI Perankan Video Mesum Bersama Mantan Cowoknya
-
Terungkap! Mobil Depe Saat Dikawal Melaju Kencang
-
Tak Lapor Atasan, Polisi yang Kawal Mobil Depe Bakal Kena Sanksi
-
Polisi: Saksi Bilang Hanya Ada Dewi Perssik dan Suami di Mobil
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan