Suara.com - Malam itu seluruh jajaran Kepolisian Sektor Mandirancan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Mandirancan Polres Kuningan Polda Ajun Komisaris Setyo Aji patroli operasi pekat. Patroli dilakukan di sejumlah tempat nongkrong anak-anak muda.
Jelang perayaan pergantian tahun biasanya di beberapa titik dijadikan tempat kumpul kawula muda sambil berpesta. Tak hanya meniup terompet, sebagian ketahuan berpesta minuman keras.
Operasi pekat berhasil menemukan tempat yang dijadikan pesta miras. Sembilan remaja diamankan ke kantor polisi.
Kapolsek mengatakan usia belasan tahun memang rentan terjerumus miras, narkoba, sex bebas dan paham radikalisme.
"Yang bisa menjerumuskan mereka ke lembah hitam akibat pergaulan bebas dan emosinya yang masih labil dan miris memang di antara mereka terdapat seorang perempuan entah bagaimana perasaan kedua orangtuanya kalau sampai mengetahuinya," katanya sebagaimana informasi Humas Polsek Mandirancan.
Setelah digelandang ke kantor Polsek Mandirancan, Setyo Aji memanggil orangtua mereka.
Anak-anak muda itu dinasihati di depan orangtua masing-masing. Orangtua juga diimbau untuk lebih aktif memantau anak agar tak terjerumus miras dan narkoba.
”Kepada bapak ibu saya mohon kerjasamanya dalam memantau pergaulan putra putrinya agar tidak menjadi korban dari pergaulan bebas, dan adik adik semuanya bapak harap tidak akan terjadi lagi hal seperti ini karena sudah didata dan di buatkan surat pernyataan,” kata dia.
Ketika dikumpulkan di kantor polisi, mereka terlihat malu.
Masih kasus miras dan narkoba, Humas Polres Bulukumba menginformasikan anggota telah mengamankan tiga orang pelaku penyalahgunaan barang haram jenis sabu.
Ketiga tersangka bernama Andis (19) warga Jalan Husni Tamrin, Kelurahan Tanah Kongkong, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Akib (37) warga Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Terang – Terang, Kecamatan Ujung Bulu, dan Ai (24) warga BTN Puri Asri, Desa Polewali, Kecamatan Gantarang.
“Mula mula anggota mendapat informasi bahwa Andis disinyalir menjadi penikmat barang haram sabu, anggota kemudian mengejar Andis,” kata Kepala Satuan Narkoba Polres Bulukumba AKP Rujianto Dwi Poernomo.
Saat ditemukan di Jalan Bhakti Adiguna, polisi menggeledah Andis dan menemukan satu sachet plastik klip bening berisi sabu sabu di saku jaketnya. Saat diinterogasi, Andis mengaku mendapat barang tersebut dari Akib.
Polisi lalu mengejar Akib dan berhasil menemukan Akib bersama dengan Ai. Sesaat sebelum dihampiri oleh petugas, keduanya kepergok membuang sesuatu, saat dihampiri ternyata barang yang dibuang tersangka adalah plastik klip bening yang berisi serbuk kristal bening diduga sabu.
“Saat diperlihatkan barang bukti tersebut diakui kedua tersangka adalah sabu sabu yang didapat dari seseorang berinisial XY yang saat ini masih dalam pengejaran” kata Rujianto Dwi.
Tag
Berita Terkait
-
Satpol PP Sita Ribuan Botol Miras dari Sejumlah Warung dan Gudang di Jakarta Barat
-
Satpol PP DKI Sita Ratusan Botol Miras Ilegal Jelang Ramadan, Sasar Pedagang Tak Berizin
-
Lamban Lindungi Rakyat dari Rokok dan Gula, 32 Organisasi Desak Pemerintah Tegakkan PP Kesehatan
-
Miris! Ibu Muda Nekat Telan 20 Obat dan Miras, Akui Dapat Tantangan dengan Imbalan Rp20 Ribu
-
Tarif Trump, Daging Babi dan Miras AS Akan Banjiri Indonesia?
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun
-
Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha
-
Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus
-
Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi
-
Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia
-
Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook
-
MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang
-
Tebus Kekecewaan Insiden LCC MPR, Josepha Siswi SMAN 1 Pontianak Dapat Beasiswa Kuliah ke China
-
Wamen PANRB Dorong Kolaborasi Lintas Instansi Perkuat Program Sekolah Rakyat
-
PRT Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Tim Advokasi Ajukan 6 Tuntutan ke Polisi