Dalam kawasan Klapa Village ini, terdapat sebuah bagunan kantor berlapis kaca. Depan pintu kantor itu terpajang sebuah maket bagunan atau cetak biru proyek.
Tapi, maket dan cetak biru proyek itu bukan menggambarkan kompleks perumahan, melainkan rumah susun atau apartemen.
Sementara di depan kantor itu tampak masih berdiri tenda putih bekas tempat acara seremonial peletakan batu proyek.
Sedangkan di samping tenda itu, tampak tiga buah truk besar terparkir. ?Pada bagian belakang gedung berlapis kaca itu masih berupa lahan kosong yang menjadi area rumah yang akan dibangun.
Namun, di lahan kosong itu hanya terlihat dua buah alat berat buldoser yang mangkrak, tak beroperasi.
Meski tak ada aktivitas pembangunan, warga tampak terus berdatangan untuk melihat dan mendapatkan informasi cara mengakses rumah DP 0 rupiah tersebut.
Sayangnya di kawasan ini tidak ada pelayanan pemasaran.
Pada area tersebut, persisnya di depan gerbang, terdapat satu pos petugas keamanan, tapi juga tak berpenghuni.
Tidak ada satu pun satpam yang bisa dimintakan informasi oleh warga mengenai rumah DP 0 rupiah tersebut di lokasi ini.
Baca Juga: Korut-Korsel Bersatu di Bawah Bendera Unifikasi saat Olimpiade
Warga Kecewa
Lia, salah seorang warga yang datang untuk mengikuti program rumah DP 0 rupiah ini kecewa.
Ia datang bersama Ibunya berharap mendapatkan layanan informasi untuk mengakses rumah tersebut, namun nihil.
"Harusnya ada petugasnya yang di sini kasih informasi. Jadi kami mau nanya-nanya bisa tahu," kata Lia warga Pondok Kelapa.
Dia mengakui belum memiliki rumah. Ia kekinian masih mengontrak di daerah yang tak jauh dari lokasi pembangunan perumahan inisiasi pemprov tersebut.
"Saya tinggal masih mengontrak, dan berpindah-pindah. Saya berharap dapat rumah DP 0 rupiah ini. Sebab, saya waktu Pilkada DKI, mendukung Anies-Sandi karena dia menjanjikan akan menyediakan rumah DP 0 persen bagi warga yang belum punya rumah," tuturnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim
-
Benang yang Menjaga Hutan: Kisah Tenun Iban Sadap dari Jantung Kalimantan
-
Menpar Widiyanti Bantah Isu Bali Sepi Wisatawan, Ungkap Data 12,2 Juta Kunjungan di 2025
-
Tragedi Bocah NTT Bunuh Diri karena Tak Mampu Beli Buku, Mensos Janjikan Bantuan Pendidikan untuk Kakaknya