Suara.com - Febri (35), warga Desa Gajahan, Colomadu, Karanganyar, Jawa Tengah, secara tak sengaja menemukan uang palsu (upal) berserakan di jalan penghubung Desa Gajahan dan Desa Paulan.
Uang palsu dalam bentuk pecahan Rp100.000, Rp10.000, dan Rp5.000 yang terbungkus dua tas kresek itu, ditemukan di dekat bekas tempat pembuangan sampah Desa Paulan, Colomadu.
“Ketika saya temukan, beberapa uang yang ada di dalam tas kresek itu berceceran di luar setelah bungkusan itu dilindas sepeda motor,” ujar Febri seperti dikutip dari Solopos—jaringan Suara.com, Minggu (28/1/2018).
Febri mengakui menemui upal itu ketika sedang mengasuh keponakannya dan melintas di jalan tersebut.
Sesampainya di dekat bekas tempat pembuangan sampah yang sudah ditutup itu, Febri menuturkan mendapati dua tas kresek tergeletak di jalan.
Semula, ujar Febri, dia tak menggubris kedua bungkusan tersebut. Namun, ketika kembali melintas lokasi dari arah berlawanan, pandangannya terantuk pada bungkusan tersebut.
Pasalnya, salah satu bungkusan itu dilindas sepeda motor sehingga isi salah satu bungkusan tercecer. Karena bentuk isi kresek menyerupai uang, Febri menghentikan kendaraan dan mengambilnya.
Sesampai di rumah, dia meneliti bungkusan tak kresek menyerupai uang itu dengan seksama hingga menyimpulkan benda itu uang palsu.
Baca Juga: Musim Depan, Eden Hazard Diklaim Berseragam Real Madrid
Karena itu, Febri membawa temuan itu ke Kepala Desa Gajahan, Hermanto, yang rumahnya tak jauh dari rumahnya.
Mendapat laporan itu Hermanto yang meneliti uang diduga palsu itu mengaku curiga. Dia memerintahkan Febri segera mengambil tas kresek satunya yang masih tertinggal di jalan.
“Ternyata tas satunya yang baru diambil juga berisi kertas seperti uang. Kemungkinan besar itu uang palsu. Di situ ada beberapa lembar seperti foto kopian uang Rp10.000 dan Rp5.000 seperti menggunakan kertas HVS. Begitu pula dengan uang Rp100.000 yang telah dipotongi itu seperti menggunakan kertas HVS,” ujar dia.
Pada setiap lembar kertas foto kopian itu terdapat empat gambar yang dipotong. Namun, jumlah keseluruhan kertas foto kopian menyerupai uang itu dia mengaku belum tahu.
Terkait itu pihaknya melaporkan temuan itu ke Polsek Colomadu. “Tadi ketika di Polsek penghitungan kertas yang sebagian basah itu belum selesai,” ujar dia.
Berita ini kali pertama diterbitkan solopos.com dengan judul "Uang Palsu Berserakan di Jalanan Colomadu Karanganyar"
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno