Suara.com - Kisah tragis terjadi di KwaZulu-Natal, Afrika Selatan, ketika seorang bocah berusia 11 tahun menemukan dan memainkan senjata api milik orang tuanya.
Bocah laki-laki tersebut tak sengaja menembak mati adik perempuannya yang baru berusia 2 tahun.
Karena kaget bercampur sedih, seperti dilansir enca.com, sang kakak akhirnya menembak dirinya sendiri dan tewas bersama adiknya.
"Peristiwa itu terjadi pada tanggal Sabtu (3/2) pekan lalu, sekitar pukul 23.50 malam," kata pejabat kepolisian setempat.
Ketika itu, si bocah menemukan pistol berlisensi milik sang ayah. Ia lantas memainkan senjata api itu layaknya tokoh dalam film laga.
Bocah polos itu lantas bermain-main dengan membidik kepala sang adik. Nahas, ternyata pistol itu tak dipasang pengaman dan berisi peluru tajam.
Saat itulah kepala sang adik tertembus peluru dan rebah bersimbah darah. Bocah itu panik dan sedih setelah mengetahui adiknya tertembak.
"Ia lantas menembak kepalanya sendiri. Kakak beradik itu sempat dibawa ke rumah sakit, tapi nyawa mereka tak lagi tertolong. Ini adalah kasus yang memilukan sekaligus menjadi pengingat semua orang tua," demikian penegasan polisi.
"Kami meminta orang tua harus berhati-hati menyimpan senjata mereka. Setiap orang yang memunyai senpi harus dipasang pengaman, itu perintah undang-undang. Kami tak segan-segan menjadikan siapa saja sebagai tersangka kalau terjadi hal seperti ini," pinta polisi.
Baca Juga: 2017, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Cuma Tumbuh 5,07 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Sempat Dinonaktifkan, Mensos Pastikan BPJS PBI 106 Ribu Pasien Katastropik Aktif Otomatis
-
Hampir Separuh Laut Dunia Kini Tercemar Sampah: Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur
-
Gandeng Badan Gizi Nasional, Pramono Anung Bidik Investasi SDM Lewat MBG
-
Trump Undang RI Hadiri Pertemuan Perdana Board of Peace, Prabowo Datang?
-
Terima Laporan Tragedi Gearek, Yorrys Raweyai Singgung Era Jokowi: Ini Tukang Bohong Atau Apa
-
Usai Kesaksian Pimpinan LKPP, Nadiem Klaim Tak Ada Kerugian Negara di Kasus Laptop
-
Anak Muda Kian Banyak Kena Diabetes, Pemerintah Siapkan Label Khusus Pada Kemasan Produk Gula Tinggi
-
Segera Terbitkan Surat Edaran Korve, Mendagri Bakal Awasi Daerah yang Tidak Bersih-bersih
-
Terkuak! Bukan Paspampres, Pelaku Penganiaya Ojol di Kembangan Ternyata Anggota Denma Mabes TNI