Suara.com - Suara.com - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo berziarah ke makam ayah kandungnya, S.E. Prijono, di Dukuh Margosari, Desa Koripan, Kecamatan Susukan, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (24/2/2018). Politikus Golkar itu ditemani ibu dan istri serta anak-anaknya.
"Ayah merupakan panutan dan inspirasi terbesar dalam hidup saya. Tanpa bimbingan, gemblengan keras serta doa restu kedua orang tua, tidak mungkin saya bisa menjadi seperti sekarang ini," kata Bambang.
Bambang mengaku, sesibuk apapun dirinya, ia selalu menyempatkan diri ke makam sang ayah.
"Dari dulu sesibuk apa pun, saya pasti akan sempatkan waktu untuk berziarah mengunjungi makam ayah saya. Apalagi, walaupun saya lahir dan besar di Jakarta, sangat banyak kenangan sewaktu kecil di Desa Margosari ini yang merupakan kampung halaman ayah saya," ujar Bambang.
Ia berkisah, semasa hidupnya sang ayah tak pernah menuntut dirinya mengikuti jejak sebagai tentara ataupun memintanya menjalani profesi tertentu. Sepeninggal sang ayah, ibunya juga membebaskan Bambang memilih jalan hidup.
Ia mengaku semasa kecil memiliki cita-cita menjadi dokter. Karenanya, saat SMA ia mati-matian masuk IPA. Tapi, selepas lulus SMA ternyata ayah delapan anak ini justru masuk Fakultas Ekonomi, lanjut berkarir menjadi wartawan, pengusaha, dan sekarang menjadi politisi.
"Sejak kecil saya dibebaskan mau memilih karir apapun. Terus terang saya tidak memiliki cita-cita muluk menjadi pejabat negara. Semuanya mengikuti takdir Allah dan garis tangan," tutur Bambang.
Berlatar belakang tentara, ayahnya selalu menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja keras, kejujuran, dan keberanian kepada Bambang dan seluruh anggota keluarga. Nilai-nilai tersebut selalu dipegang dalam mengarungi kehidupan selepas ayahanda pergi menghadap Sang Khalik.
"Dalam semua profesi yang saya jalani, nilai-nilai yang dulu ditanamkan Ayah selalu saya pegang tinggi dan menjadi pegangan dalam mengarungi kehidupan," ujar Bambang.
Baca Juga: Hadapi MU di Old Trafford, Conte Siap Andalkan Olivier Giroud
Ziarah ke makam ayahnya, Bambang mengaku merasakan kedamaian. Ia juga menyadari bahwa kehidupan di dunia hanya sementara. Ia berharap jika kelak menghadap Tuhan YME, bisa dipertemukan dengan ayahnya.
"Kehidupan dunia hanya sementara, kehidupan di akhiratlah selamanya. Karena itu saya selalu mengajarkan kepada anggota keluarga berbagai nilai kebaikan yang dulu pernah diajarkan Ayah kepada saya. Insya Allah, kelak kami sekeluarga bisa kembali dipertemukan di Surga. Amin," kata Bambang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan
-
Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini
-
Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga
-
Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya