Ibu rumah tangga yang juga sehari-hari bekerja sebagai guru SD itu mengaku panik.
“Saya waktu itu panik, yang ada dalam pikiran saya yang penting kami selamat,” kata dia, saat ditemui di rumahnya, Senin (26/2/2018).
Setelah berhasil membuat Daud tersungkur, suaminya langsung meringkus pelaku. Dan saat itu juga dia langsung meminta pertolongan warga.
Sementara pedang yang dia bawa, ia suruh pegang orang sang ibu, Wuryati, 67, yang juga menyaksikan kejadian itu.
“Pedang saya minta pegang ibu saya, ya meskipun waktu itu mungkin ibu saya juga tak bisa apa-apa. Tapi untuk berjaga-jaga, takut kalau masih ada temannya [Daud] yang lain. Lalu saya pakai motor untuk minta tolong warga,” ujarnya.
Sebagian warga memberikan pertolongan, dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Turi. Namun sesaat sebelum dibawa, Daud yang sudah bersimbah darah sempat mengeluh kehausan dan meminta minum.
“Saya kasih minum karena saya juga kasihan,” ungkapnya.
Setelah warga dan polisi datang, Daud diringkus dan diberikan perawatan medis di RSUD Sleman. Bersama dengan itu, Sutikno juga dilarikan ke rumah sakit yang sama untuk mendapatkan 10 jahitan setelah mendapatkan luka tusukan di bagian pahanya.
Berita ini kali pertama diterbitkan harianjogja.com dengan judul "Hebat! Seorang Ibu Rumah Tangga di Sleman Lumpuhkan Perampok yang Tusuk Suaminya"
Baca Juga: Orang dengan Profesi Ini Rentan Cerai di Usia 30 Tahun
Berita Terkait
-
Penjual Mie Ayam di Lubang Buaya Tewas Digorok Keponakannya
-
Gay Perampok Mencoba Perkosa Pemuda karena Gagal Menikah
-
Perampok dari Komunitas Gay di Kemang Pernah Perkosa Korbannya
-
Kronologi Rampok Komunitas Gay yang Hampir Perkosa Pria di Kemang
-
Polisi Tembak Perampok yang Telanjangi Korbannya di Kemang
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal
-
Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan
-
Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum
-
Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak
-
'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?
-
Konflik Timur Tengah Ganggu Pariwisata RI, 770 Penerbangan Batal dan Potensi 60 Ribu Wisman Hilang
-
Targetkan 17,6 Juta Wisman di 2026, Menpar Siapkan Strategi Mitigasi di Tengah Gejolak Global
-
Bantah Pernyataan Nadiem, Jaksa Sebut Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan di Pengadaan Chromebook