Suara.com - Lalu lintas di sekitar kawasan Cicaheum, Kota Bandung lumpuh, Rabu (21/3/2018) siang. Sebab tengah berlangsung pengangkutan dan pembersihan sisa material lumpur akibat banjir bandang.
Banjir bandang itu terjadi, Selasa (20/3/2018) kemarin.
Dari jalur Bandung kota menuju Bandung timur atau Ujungberung/Cibiru, kemacetan sudah hampir mencapai Jalan Surapati atau sekitar 5 kilometer. Sementara dari arah timur menuju Bandung kota, ekor kemacetan hingga Cikadut atau sekitar 4 kilometer.
Kemacetan ini merupakan imbas dari pembersihan material lumpur yang masih ada di badan jalan. Pasalnya, apabila tidak dibersihkan jalanan akan licin untuk dilewati kendaraan roda dua.
Untuk sementara jalur dari arah barat (Bandung kota) yang mengarah ke timur depan Terminal Cicaheum ditutup dan dilakukan contraflow. Sebanyak 2 unit mobil Pancar dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung diluncurkan untuk membersihkan material lumpur di badan jalan.
Ada jalan alternatif bagi warga yang akan mengarah ke timur yakni melalui Jalan Jatihandap, namun kondisinya hanya bisa dilewati sepeda motor. Sementara bagi kendaraan roda empat jalannya sangat curam karena terdapat tanjakan dan belokan tajam.
"Tapi harus mut3r 3 kali lipat kalau lewat Jalan Jatihandap," kata Deden salah satu tukang ojek di Jatihandap.
Jalur lain yang bisa dilewati yakni melalui Antapani, namun bakal ada kepadatan serupa. Pasalnya di Jalan Purwakarta juga terdapat lumpur yang terbawa arus banjir dari Cicaheum serta tengah dilakukan evakuasi mobil yang hanyut ke sungai.
Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Agung Reza mengatakan polisi bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana, terus berupaya agar proses pembersihan cepat diselesaikan.
Baca Juga: Kesaksian Detik-detik Banjir Bandang Bandung Terjang Pemukiman
"Saat pengangkutan lumpur kita berlakukan pengalihan tapi tidak dilakukan pengalihan total. Mungkin sore ini bisa diupayakan lancar karena aktifitas sudah mulai padat kalau sore. Kalau belum selesai kita lakukan contraflow. Arus tidak bisa dialihkan ke Antapani karena ada evakuasi mobil juga," katanya.
Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Ferdi Ligaswara mengimbau kepada pemgendara untuk sementara tidak melewati jalur Cicaheum hingga proses evakuasi material lumpur selesai.
"Mohon maklum ini untuk keselamatan bersama karena banyak kendaraan roda dua yang tergelincir apabila pembersihan tidak dilakukan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Kesaksian Detik-detik Banjir Bandang Bandung Terjang Pemukiman
-
Banjir Bandang Bandung, Ijazah dan Surat Tanah Warga Tak Selamat
-
Warga: Banjir Bandang di Bandung Kini Terparah Sejak Tahun 1982
-
Awan Cumulonimbus, Alasan Bandung Diterjang Banjir Bandang
-
Ratusan Warga Majalaya Dievakuasi saat Banjir Melanda Bandung
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- Sudah 4 Bulan Ditahan, Bupati Pati Sudewo Sampaikan Pesan Rindu dari Rutan KPK
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat
-
Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku