Suara.com - Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Megawati Soekarnoputri, menggandeng Polri untuk menyebar filsafat negara tersebut ke masyarakat.
Kerja sama BPIP dengan Polri itu menjadi pembahasan utama dalam pertemuan antara Megawati dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Rabu (21/3/2018).
“Pertemuan itu ajang silaturahmi sekaligus menggandeng Polri kembali menggelorakan ideologi Pancasila. Ibu Mega menyampaikan sejumlah rencana program BPIP ke depan, yang bisa disinergikan dengan Polri. Kami adalah organisasi vertikal yang memunyai anggota terbilang besar,” Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto.
Pantauan suara.com, Mabes Polri melakukan persiapan tak biasa menyambut kedatangan Presiden kelima RI tersebut.
Mabes Polri menggelar karpet merah di halaman gedung. Megawati juga disambut upacara resmi Polri.
"Ini kan termasuk tamu kehormatan lah. Tentunya ini adalah penghormatan, sebab Bu Mega Presiden kelima,” kata Setyo.
Megawati dan Kapolri Tito bersamuh selama tiga jam, sejak pukul 11.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB.
Seusai pertemuan, Megawati maupun Kapolri Tito tak memberikan keterangan apa pun kepada awak media.
Baca Juga: Jokowi Undang Egy ke Istana
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- Mitsubishi Destinator dan XForce Lagi Promo di Bulan Mei, Harga Jadi Segini
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- 8 Sepatu Adidas untuk Jalan Kaki yang Sedang Diskon di Toko Resmi, Harga Jadi Rp500 Ribuan
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Menteri PANRB Tekankan Transformasi Digital Harus Sesuai Realitas Masyarakat
-
Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!
-
E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem
-
Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina
-
Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo
-
3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!
-
Prabowo Dorong Konversi Kendaraan Listrik, Mampukah Pangkas Impor Energi?
-
Polisi Cuma 'Wait and See', KontraS Cium Aroma Pelimpahan Berkas Terselubung ke Puspom TNI
-
Nanik S Deyang Jawab Surat Viral Waldan Minta MBG: Bismillah Kami Segera ke Sumbawa
-
Korban Kekerasan dan Pembela HAM Disebut Sulit Dapat Keadilan Lewat Peradilan Militer