Suara.com - Mabes Polri masih mengumpulkan sejumlah keterangan untuk menindaklanjuti kasus puisi “Ibu Indonesia” karya Sukmawati Soekarnoputri, yang dilaporkan sejumlah kelompok atas dugaan penistaan agama.
"Prinsipnya, kami sedang meminta keterangan dari pihak terkait. Polri akan terus mengawal. Saat ini tahapan penyelidikan dilakukan, keterangan akan kami minta dan putuskan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir jenderal Muhammad Iqbal di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (9/4/2018).
Iqbal menuturkan, tak menutup kemungkinan memanggil sejumlah ulama untuk dimintakan keterangan sebagai saksi.
Polisi juga akan meminta pendapat sejumlah ahli bahasa mengenai puisi kontroversial tersebut.
Karenanya, Iqbal mengakyi belum dapat menyimpulkan ada atau tidaknya unsur pidana dalam puisi tersebut.
Untuk diketahui, meski Sukmawati telah meminta maaf, sejumlah pelapor tetap berkukuh agar putri mendiang Presiden pertama RI Soekarno itu diproses secara hukum.
Berita Terkait
-
Sastra yang Distigma Anti Islam, dari Gatholoco hingga Sukmawati
-
Cuti, Wakapolres Lombok Tengah Tembak Mati Adik Ipar
-
Pingsan, 23 Pendemo Anti Puisi Sukmawati Langsung Dikasih Makan
-
GP Ansor Cabut Laporan Polisi soal Puisi Sukmawati Soekarnoputri
-
Massa Anti Puisi Sukmawati Gelar Demonstrasi di Bareskrim Polri
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Pramono Larang PKL Jualan di Trotoar, Penertiban Diminta Permanen
-
Sambut Tahun Kuda Api, Pedagang Ornamen Imlek di Glodok Raup Omzet Belasan Juta
-
Pramono Anung Larang Ormas Razia Rumah Makan Saat Ramadan, Tegaskan Jakarta Harus Damai
-
Pramono Anung Bikin Gebrakan: Bakal Ada Haul Akbar Ulama dan Pejuang Betawi di Monas
-
Gibran Dorong RUU Perampasan Aset, ICW: Jangan Sekadar Lip Service
-
Pramono Anung Borong Bandeng Raksasa 14 Kilogram di Rawa Belong
-
Kisah Ramadan Pertama Para Mualaf: Antara Adaptasi, Haru, dan War Takjil
-
Bahlil Mantap Nyaleg 2029: Wartawan Jangan Tanya Lagi, Saya Caleg!
-
Kemensos Gandeng YLKI Tindaklanjuti Aduan BPJS PBI Nonaktif, Puluhan Laporan Masuk
-
Gus Ipul Minta Wali Kota Denpasar Cabut Pernyataan soal BPJS PBI