Suara.com - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inpektur Jenderal Setyo Wasisto menyebut banyaknya berita bohong atau hoax yang diterima masyarakat di media sosial dilakukan oleh orang-orang pintar, namun memiliki niat jahat dengan perkembangan teknologi saat ini.
"Tapi (Hoax) disebarkan oleh orang baik, namun mohon maaf memiliki niat jahat," kata Setyo dalam diskusi bertemakan "Polri Serius Tangani Hoax Penyebab Retaknya Persatuan dan Kesatuan Indonesia di Hotel 88, Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (24/4/2018).
Setyo menyebut institusi Polri telah memperhatikan masalah berita bohong atau hoax yang menjadi permasalahan ditengah masyarakat sejak tahun 2015. Maka itu, semakin meningkatnya pemberitaan kasus-kasus hoax, pihaknya membentuk tiga direktorat pada tahun 2017.
"Ini kami bentuk Direktorat Kamsus (Keamanan Khusus) ada di Baintelkam, Ditipid Siber Bareskrim Polri, dan Biro Multimedia Divisi Humas Polri. Untuk tujuan melakulan patroli siber selama 24 jam setiap harinya," ujar Setyo.
Direktur Layanan Informasi Internasional Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Selamatta Sembiring menyebutkan pengguna digital di Indonesia mencapai sekitar 132,7 juta. Namun, yang aktif penggunaan media sosial melalui telepon seluler sekitar 120 juta.
“Fakta dan data kebiasaan orang Indonesia, 4 dari 10 aktif di media sosial, hidup tanpa ponsel paling lama 7 menit. Orang Indonesia mengakses internet rata-rata 8-11 jam sehari," kata Salamatta.
"Kemudian minat baca berada di peringkat ke-60 dari 61 negara. Aktivitas baca buku rata-rata 27 halaman per tahun, dan baca koran rata-rata 12-15 menit per hari,” Salamatta menambahkan.
Menurut Salamatta Indonesia memiliki persoalan cukup tinggi mengenai hoax melalui media sosial Twitter mengalahkan negara seperti Amerika Serikat yang memiliki pengguna Twitter paling banyak.
"Hoax pada lini massa Twitter untuk di Indonesia memiliki tingkat tertinggi dalam penyebaran isu berita hoax, yakni 104.375 cuitan. Sementara untuk di negara lain seperti AS sebanyak 68.494 cuitan padahal AS sebagai negara pengguna twitter terbanyak di dunia, tapi penyebaran berita hoax tidak sebanyak di Indonesia," ujar Salamatta
Baca Juga: Mabes Polri: Sweeping Kaos #2019GantiPresiden, Hoax
Kepala Unit 5 Subdit 3 Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Ajun Komisaris Polisi Bayu Hernanto membeberkan ada sekitar 900 laporan mengenai hoax yang masuk sejak bulan Januari 2018.
"Sementara untuk tahun 2017 ada sekitar 1400 laporan hoax yang sudah masuk," ujar Bayu.
Bayu mencontohkan kejadian pemberitaan Hoax terkait kasus telur palsu yang disebarkan melalui sosial yang ternyata berdampak kepada ketahanan pangan yangbdirasakan masyarakat.
"Beredar viralnya isu Hoax terkait telur palsu, ternyata membawa dampak besar. omzet telur di pasaran, baik dari sisi peternak maupun pedagang menurun hingga 40 persen,” kata Bayu.
Berita Terkait
-
Prabowo Klaim Karhutla di Kalimantan dan Sumatra Mulai Teratasi
-
Waspada Provokasi! Tokoh Adat Dorong Masalah Papua Diselesaikan dengan Dialog
-
Ratusan Brimob Dikerahkan ke Kalbar, Perkuat Pemadaman Karhutla Meski Hotspot Menurun
-
Masa Jabatan Kapolri Digugat ke MK, Mahasiswa UIN Jakarta Cium Aroma Intervensi Politik
-
Pengantin Pesanan: Saat Pernikahan Jadi Modus Perdagangan Orang
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
PT DSI Ambil Alih Ekspor SDA, Akademisi Ingatkan Nasib Perusahaan Lokal Sumsel
-
Tuntas Direnovasi, 10 Warga Wonogiri Kini Dapatkan Rumah Sederhana Layak Huni
-
Mengejar Brain Gain Indonesia, Pendidikan Tinggi Perlu Perluas Akses Global
-
Hakim Sebut Ada Dugaan Febrie Terima Uang Rp40 Miliar dari Tan Kian
-
Antisipasi Dampak Kemarau, Kemenhut Evakuasi Tiga Orangutan dari Permukiman Ketapang
-
Belanja Kini Makin Seru, Kuliner Lezat dan Promo Menarik Jadi Magnet Baru Pengunjung
-
Review Viva Moisturizer Gel Hydra Lift, Ini Kandungan dan Pengalaman Pembeli
-
Muktamar ke-35 NU Teguhkan Taawun, Kemandirian Umat dan Persatuan Bangsa
-
Bonus Pulsa Telkomsel Rp17 Ribu Khusus Transaksi via BRImo, Klaim Sekarang!
-
Pos Polisi Slipi Dirusak Massa, Warga Palmerah Rasakan Pedihnya Gas Air Mata