Suara.com - Sebanyak delapan anggota Polres Sukabumi yang bertugas di Satuan Reserse Narkoba melakukan penggelapan narkoba jenis Sabu. Saat itu mereka melakukan penggerebakan di Kawasan Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Kamis (3/5/2018).
Kedelapan anggota yakni Iptu S, Aipda IP, Bripka BS, Bripka F, Brigadir AA, Brigadir DZ, Briptu BM, dan Bripda CS. Ditangkap oleh tim Satuan Narkoba Poda Jawa Barat.
Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri Komisaris Jenderal Ari Dono Sukmanto menegaskan meminta 8 anggota polisi tersebut diproses tidak ada toleransi terhadap siapapun, sekalipun anggota yang melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba.
"Ya, harus diproses dong. Masa masyarakat diproses, polisi nggak diproses ," kata Ari di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Senin (7/5/2018).
Ari menambahkan pihaknya kini telah memeriksa 8 anggota polisi tersebut secara intensif dilakukan oleh Propam Polda Jawa Barat, untuk menunggu sanksi yang akan diberikan seperti dilakukan pemecatan.
"Ya internal dulu sidang profesi. Dipecat. Kemudian pidananya dan lain bisa begitu," ujar Ari.
Anggota personil Sukabumi dituding menggelapkan narkotika jenis Sabu. Sabu tersebut didapat dari hasil penggerebakan delapan anggota tersebut.
Polisi menyita Sabu yang disimpan oleh pelaku. Ternyata anggota yang melakukan penggerebakan menyisihkan sabu - sabu dibagi secara merata. Mereka pun berdalih bahwa barang bukti disisihkan untuk memberi kepada informan.
Baca Juga: Ketua DPR: Jokowi - JK Terbukti Lindungi Negara dari Narkoba
Berita Terkait
-
JK Akui Pelaku Narkoba yang Belum Tertangkap Jauh Lebih Banyak
-
2,6 Ton Sabu Dimusnahkan, JK: Bahaya Narkoba Tetap Mengintai
-
Heriyanto Edarkan Sabu yang Disimpan Dalam Bungkus Kopi
-
Pengedar Narkoba Antar Pulau Pakai Media Permen dan Tempat Minum
-
Pesta Narkoba di Resepsi Pernikahan, Puluhan Orang Dibekuk
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma
-
Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura