Suara.com - Markas Besar Kepolisian Indonesia meminta Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) menghormati kekalahan atas gugatan terhadap Surat Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor AHU-30.AH.01.08 tahun 2017 tentang pencabutan status badan hukum HTI di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) hari ini.
"Sudah ada putusan PTUN, yang pertama itu harus dihormati karena itu proses hukum," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Mabes Polri Komisaris Besar Syahrar Diantono di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (7/5/2018)
Syahrar mengatakan Polri akan menindak tegas bila organisasi kemasyarakatan yang memang bertentengan dengan ideologi negara yang sudah diatur oleh undang-undang. Menurut Syahrar bukan hanya HTI, namun ormas yang bertentangan dengan hukum tak dapat melakukan kegiatan ataupun membawa atribut ormas yang sudah dilarang oleh pemerintah.
"Ormas - ormas yang bertentangan dengan idelogi negara. Baik pancasila maupun UUD 45. Intinya itu," ujar Syahrar
"Tidak hanya HTI kami harus bertindak tegas terkait itu, karena sudah diatur Kemenkumham. Hormati putusan," tambah Syahrar.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali