Suara.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menggelar acara Ngopi Saraosna untuk kelima kalinya. Kali ini, acara Ngopi Saraosna dipadukan dengan acara kesenian bertajuk West Java Coffee and Art, yang berlangsung di halaman Gedung Sate selama 3 hari dari mulai Jumat sampai Minggu (11-13/5/2018).
"Ngopi Saraosna ini udah volume ke-5. Sekarang dikolaborasikan dengan seni dan budaya dan berbagai kegiatan lainnya termasuk acara HUT Bank BJB ke-57," ujar Gubenur Provinsi Jawa Barat Ahmad Heryawan, di Gedung Sate, Jumat (11/5/2018).
Pengunjung tidak hanya dimanjakan oleh sajian aneka minuman kopi asal Jawa Barat saja, tapi pengunjung yang datang akan dihibur oleh beberapa penampilan musik juga pertunjukan wayang golek.
"Ada sebuah karya seni yang menggabungkan sastra, hapalan, seni gerak, menggabungkan seni sejarah, gamelang dan seni-seni lainnya, dan mulai bisa ditonton mulai jam 9 malam sampai jam 3 dini hari. Itulah wayang golek milik kita semua," jelasnya.
Selain terdapat stand kopi yang diisi oleh puluhan pengusaha kedai kopi di Jawa Barat, acara itu diisi pula oleh hasil produk pertanian jenis teh dari Jawa Barat.
"Tentu kita bersyukur karena dalam tema kopi saat ini, tidak hanya kopi tapi teh juga ada standnya," katanya.
Kepala Biro Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Jawa Barat, Sonny S Adisudarma mengatakan agar warga Jawa Barat khususnya warga Bandung untuk hadir dalam memeriahkan acara itu.
Menurutnya, dalam acara West Java Coffee and Art 2018 terdiri dari island atau area yang merupakan kolaborasi dari kegiatan perangkat daerah. Island tersebut terdiri dari Ngopi Saraosna Vol. 5 dari Biro Humas dan Protokol dan Biro Umum Setda Jabar; Tea Festival dari Dinas Perkebunan Provinsi Jabar; West Java Coffee Festival (WJFC) dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jabar.
“Selain itu ada juga Island UMKM dari HUT bank bjb ke-57, area komunitas, jamboree ecovillagers binaan Dinas Lingkungan Hidup Prov. Jabar, serta Sunatan massal, nikah massal, karnaval persembahan bank BJB berkolaborsi dengan Dinas Pariwisata dan Budaya Prov. Jabar," tutupnya. (Aminuddin)
Baca Juga: Sektor Ini Jadi Andalan Penjualan Mitsubishi Fuso di Jawa Barat
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
BMKG Peringatan Dini! Hujan Ekstrem Mengancam Sejumlah Wilayah Indonesia Sepekan ke Depan
-
Libur Imlek: Penumpang Whoosh Naik Signifikan hingga 25 Ribu Orang Sehari
-
Xi Jinping dan Donald Trump Segera Bertemu, Ada Potensi Bisnis dan Skenario 'Perang'
-
KPK Dalami Kaitan Rangkap Jabatan Mulyono dengan Modus Korupsi Restitusi Pajak
-
Meriahkan Imlek, InJourney Tawarkan Promo Tiket Sunrise Borobudur Rp350 Ribu
-
Tunaikan Umrah, Momen Megawati Didampingi Prananda dan Puan Ambil Miqat Masjid Tan'im
-
Bukan Sekadar Penanam: Wamen Veronica Tan Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Tata Kelola Hutan
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API