Suara.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian memimpin upacara kenaikan pangkat terhadap sejumlah perwira tinggi dan menengah Polri. Upacara dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (18/5/2018).
Sejumlah Pati yang dinaikkan pangkatnya itu diantaranya adalah Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) M. Iriawan yang sebelumnya berpangkat Irjen kini naik setingkat lebih tinggi menjadi Komisaris Jenderal (Komjen).
Kemudian Irjen Pol Firli, Deputi Penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sebelumnya berpangkat Brigjen. Dia sebelumnya menjabat Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB), kemudian dimutasi menjadi Deputi Penindakan KPK.
Selain itu, Irjen Pol Mas Guntur Laupe yang kini menjabat Kepala Divisi Hukum Polri naik pangkat satu tingkat lebih tinggi dari sebelumnya Jenderal bintang satu atau Brigjen. Lalu Pati SSDM penugasan pada Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) yaitu Irjen Iwan Hari Sugiarto naik pangkat dari Jenderal bintang satu menjadi jenderal buntang dua.
Sementara itu, ada delapan perwira menengah yang sebelumnya berpangkat Kombes Pol dinaikkan pangkat menjadi jenderal bitang satu yaitu Brigadir Jenderal. Antara lain, Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Halim Pagarra.
Widyaiswara Madya Lemdiklat Polri Brigjen Edy Supriyadi, Pati Baintelkam Polri penugasan pada Badan Intelijen Negara Brigjen Dono Indarto.
Kemudian Pati Bareskrim Polri penugasan pada Badan Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BPOM) Brigjen Rusli Hedyaman, Pati Baintelkam Polri penugasan pada BIN Brigjen Teguh Pristiwanto, dan Brigjen Midi Siswoko dan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba