Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi sempat murka saat mendapati salah satu bus di Terminal Purabaya Surabaya di Waru Sidoarjo, Jawa Timur, belum diperiksa kelaikan jalan melayani pemudik, Sabtu (9/6/2018).
"Bus ini sudah di ramp check (pemeriksaan kelaikan) apa belum?" tanya Budi Karya pada seorang sopir bus.
"Belum pak," jawab sopir bus tersebut.
Mendengar jawaban itu, Budi Karya tercengang dan mencoba mengalihkan pembahasan. "Mana kelengkapan suratmu," pinta Budi Karya.
Seketika itu, sopir bus segera memanggil kernetnya untuk menunjukkan kelengkapan termasuk bukti uji KIR.
Terpisah, Kepala Dinas Pehubungan (Kadishub) Surabaya Irvan Wahyu Drajat saat dikonfirmasi terkait meradangnya Kemenhub, mengatakan sudah memeriksa kelaikan operasional seluruh bus.
"Sebenarnya kami sudah melakukan ramp check pada armada transportasi yang ada. Memang waktu itu kami lakukan ramp check tanpa ada stiker. Ada juga yang sudah diberi stiker tanda sudah dilakukan ramp check namun belum dipasang," dalih Irvan.
Ia menjelaskan, Dishub sendiri sudah melakukan ramp check terhadap 384 armada bus sebelum puncak mudik lebaran tahun 2018.
"Sebanyak 68 dinyatakan tidak layak. Selanjutnya kami masih terus melakukan ramp check terhadap sisa armada bus yang ada. Untuk armada bus antarkota antarprovinsi (AKAP) akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, dan untuk armada antarkota dalam provinsi (ADP) koordinasinya dengan dinas perhubungan," pungkasnya. [Achmad Ali]
Baca Juga: Kasus Suap, KPK Bawa 4 Koper Hasil Penggeledahan Tulungagung
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!
-
Krisis Pengawas, DIY Hanya Miliki 24 Penilik untuk Ribuan PAUD Non-Formal
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi