Suara.com - Kemunculan buaya di perairan Tanjung Priuk, Jakarta Utara benar-benar bikin sibuk aparat. Terkini, Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno mengintruksikan agar dibentuk tim khusus untuk memburu keberadaan buaya misterius tersebut.
Sandi mengintruksikan tim khusus tersebut dibentuk dengan melibatkan Bupati, Dinas Penanggulangan Kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian DKI Jakarta.
Seekor buaya misterius terekam muncul di perairan Tanjung Priuk tepatnya di kawasan Pondok Dayung, Jakarta Utara pada Kamis (14/6/2018).
"Saya perintahkan ke pak Bupati sebagai kepala apel, dan juga BPBD, Damkar, dan juga dinas KPKP untuk memastikan ada tim khusus yang dibentuk untuk melacak di mana keberadaan buaya tersebut. Bekerja sama dengan teman-teman dari Koarmabar, Komando Armada Barat. Dan juga mungkin nanti dengan komunitas," ujar Sandi.
Ia pun memerintahkan agar dalam buaya tersebut ditangkap menggunakan jaring bukan dengan cara menembak.
"Kita lakukan search (pencarian) dengan harapan buaya tersebut buaya tersebut bisa diamankan dalam keadaan hidup-hidup, dijaring bukan ditembak. Sesuai dengan keinginan dari Ibu Menteri (Susi Pudjiastuti) juga," ucap dia.
Untuk antisipasi ke depannya, Sandi menyatakan, Pemprov DKI Jakarta akan melibatkan para ahli. Hal itu untuk memastikan fenomena apa yang menyebabkan buaya tersebut bisa berenang di luar habitatnya.
"Apakah ada perubahan iklim, apakah ada perubahan dari rantai makanannya. Dan juga apakah ada juga gangguan di tempat mereka biasanya berkembang biak. Jadi itu yang harus kita mendapatkan masukannya baik dari LIPI maupun lembaga-lembaga yang terkait," imbuh Sandi.
Baca Juga: Mayat Bayi Ditolong Seekor Anjing
Berita Terkait
-
Melawat ke Luar Negeri, Ini Agenda Sandiaga Uno di AS
-
Buaya Muncul di Perairan Jakarta, Kemungkinan Migrasi Satwa?
-
HP Suster Putranya Dijambret, di Dalamnya Banyak Foto Sandiaga
-
Sandiaga: SBY Pesan Gerindra dan Demokrat Bareng di Pilpres 2019
-
Sandiaga Uno Emoh Komentari Penghentian Kasus Mesum Habib Rizieq
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?