Suara.com - Buronan kasus begal sadis terhadap pemudik di Jalan Hertasning, Kota Makassar menyerahkan diri pada Selasa (19/6/2018) pagi hari.
Tidak cukup sehari masuk daftar pencarian orang (DPO), MA (15) akhirnya menyerahkan diri ke kantor Polsek Rappocini, Jalan Sultan Alauddin, sekira pukul 06.00 Wita.
Hal itu diungkapkan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Makassar Ajun Komisaris Besar Anwar Hasan saat menggelar konferensi pers sore tadi.
Menurut Anwar, MA diketahui berperan sebagai pengemudi motor saat Dewangga alias Angga alias Dewa (19) merampok dan membacok korban dengan sadis.
Setelah rekannya ditangkap dan dihadiahi sebutir pelur, remaja putus sekolah itu pun memilih menyerahkan diri, diantar orang tuanya langsung.
"Setelah kita koordinasi dengan keluarga, MA menyerahkan diri tadi pagi diantar keluarganya. Tersangka terakhir ini adalah joki yang membawa motor," jelas Anwar.
Menurut Anwar, Dewa dan MA berhasil merampas tas korban berisi gawai dan uang tunai. Lalu hasil kejahatan dibagi berdua, MA mendapat Rp 280.000 dari uang tunai yang dirampok dan Rp 150.000 dari hasil penjualan gawai korban.
"Handphone Samsung J7 milik korban sudah dijual seharga Rp 1,4 juta dan diberikan ke MA Rp 150.000 dan sisanya dipakai untuk bersenang-senang termasuk pesta sabu dan judi," sambung Anwar.
Sama halnya Dewa yang positif mengonsumsi narkoba, urine MA juga ternyata positif pengguna narkotika. [Lirzam Wahid]
Baca Juga: Sopir Plat Kuning Wajib Tes Psikologi Ketika Membuat SIM
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas