Suara.com - Kematian ternyata tak mampu memisahkan kisah cinta Sukardin dan Nursia, dua calon pengantin di Dompu, Nusa Tenggara Barat.
Pemuda berusia 21 tahun dan perawan ting-ting berumur 20 tahun tersebut sudah bersepakat menikah pada 5 Agustus 2018.
Namun, perjalanan kisah asmara mereka terganggu oleh kecelakaan lalu lintas pada Selasa (10/7/2018) sore.
Sukardin selamat, tapi Nursia meninggal dunia pada hari itu juga. Kecelakaan itu terjadi persis saat keluarga mereka bermufakat untuk menyiapkan resepsi pernikahan.
Cinta tetaplah cinta, Nursia tetaplah Nursia meski telah menjadi mayat, begitulah ketetapan hati Sukardin. Ia memutuskan untuk tetap menikahi Nursia walau sang kekasih telah tiada.
Alhasil, keluarga kedua mempelai menyetujui Sukardin menikahi jasad Nursia. Akad nikah digelar di rumah Sukardin, Desa Doro Melo, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, NTB, pada hari yang sama.
”Semua berkumpul, pernikahan disaksikan ustaz setempat. Tapi tidak ada dari KUA,” tutur Rifai, tetangga Sukardin, Rabu (11/7/2018).
Setelah menunaikan akad nikah, Sukardin lantas mengantarkan jenazah Nursia ke kampung halaman istrinya tersebut, Kabupaten Manggarai, NTB, untuk dimakamkan.
Baca Juga: Gawat! Empat Zodiak Ini Nggak Mau Buru - buru Menikah
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Wamensos Tekankan Peran Strategis Kepala Sekolah Rakyat dalam Mendorong Perubahan
-
Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter
-
Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD
-
3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?
-
Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis
-
Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru
-
Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta
-
Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa
-
Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku
-
Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta