Suara.com - Udin (20), pelaku jambret yang ditembak mati polisi ternyata turut membantu aksi penjambretan Sandi Haryanto (27) yang menyebabkan Warsilah, penumpang ojek online tewas. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono menjelaskan peran Udin ketika turut serta melakukan penjambretan tersangka Sandi yang lebih dulu ditangkap polisi, beberapa pekan lalu.
Saat melancarkan aksinya di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Minggu (1/7/2018), ciri-ciri Udin tertangkap kamera pengawas atau CCTV di dekat lokasi kejadian. Udin berperan menghambat laju sepeda motor driver ojol yang ditumpangi Warsilah.
"Udin berperan menghambat kecepatan laju kendaraan korban dengan meninjak rem agar kecepatan kendaraan korban bisa dikendalikan," kata Argo, Jumat (13/7/2018).
Dari rekaman CCTV itu, kata Argo, Udin yang mengendarai sepeda motor sengaja berada di depan untuk bisa mengendalikan laju kendaraan yang dikemudikan driver ojol. Aksi menghambat kendaraan itu bertujuan agar Sandi lebih leluasa melarikan diri usai menjambret tas yang dibawa korban.
"Sehingga memungkinkan Sandi memacu kendaraan sekencang-kencangnya sehingga tidak dapat dikejar korban maupun pengguna kendaraan yang lain," katanya.
Menurut Argo, Udin ketika itu juga sempat berhenti untuk melihat korban yang tersungkur saat rekannya melakukan aksi penjambretan.
"Udin masih sempat berhenti melihat korban jatuh dan tidak bergerak , kemudian Udin melanjutkan kembali kendaraan," kata Argo.
Udin tewas lantaran berusaha mengambil senjata petugas saat hendak melakukan penangkapan kepada pelaku bernama Roji di daerah Marunda, Jakarta Utara, Kamis (12/7/2018) kemarin.
Ternyata, warga Cakung Jakarta Timur itu juga baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Cipinang pada April 2018 lalu terkait aksi penjambretan di beberapa lokasi di Jakarta. Dalam cacatan polisi, Udin bersama kelompoknya sudah melakukan aksi kejahatan jalanan sebanyak 10 kali di Jakarta Timur dan Jakarta Pusat.
Baca Juga: DORR! Udin Ditembak Mati Setelah 10 Kali Menjambret di Marunda
Polisi juga sedang memburu Roji, anggota sindikat penjambret yang kini masih buron.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Breakingnews! Bom Meledak di Gedung Kementerian Kehakiman Filipina
-
Permintaan Meledak, China Borong 8 Kontainer Kopi Premium Indonesia
-
Modus Solar Subsidi Disedot dari SPBU, BPH Migas Sita 8.000 Liter
-
PNM Hadirkan Dampak Berantai Bagi Lingkungan dan Ekonomi Pesisir di Hari Mangrove Sedunia
-
Tragedi Subuh di Pasuruan: Truk Muatan Kertas Raksasa Tewaskan 4 Orang
-
Tayang September, Film Tazza: The Song of Beelzebub Jadi Penutup Seri Tazza
-
Panggung BDD 2026 Tampilkan Joget Tidak Pantas, Bupati Bondowoso Minta Maaf
-
Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Sita Uang Rp 4 Miliar dari Rumah Kadis PUPR Bengkulu
-
Belajar Jadi Anak Besar dengan Cara yang Lucu dalam Buku Loops
-
CEK FAKTA: Pemotor Pakai Sandal Jepit akan Ditilang dan Denda Rp250 Ribu, Benarkah?