Suara.com - Dua pemuda, MF alias BL (23) dan AI alias BK (21) diringkus aparat kepolisian lantaran merampas kalung milik Then Chan Fung. Perampasan dilakukan di Jalan KH Moh. Mansyur, Duri Utara Tambora Jakarta Barat, Sabtu (14/07/2018)
Kanit Reskrim Polsek Tambora Polres Metro Jakarta Barat AKP Supriyatin mengatakan dua pelaku tidak berkutik saat ditangkap oleh team pemburu preman bersama tim buser Polsek Tambora.
"Pelaku berhasil kita tangkap setelah diteriaki korbannya yang langsung dikejar warga setempat," kata Supriyatin, saat dikonfirmasi, Senin (16/07/2018).
Perampokan itu terjadi saat Then Chan Fung pulang belanja dengan menggunakan sepeda motor. Saat korban berhenti di persimpangan, tiba-tiba datang dua orang pelaku dari arah samping kiri korban dengan mengendari sepeda motor dan langsung memepet motor korban.
"Pelaku MF yang posisinya dibonceng, langsung merampas kalung emas milik korban yang sedang dipakai di leher korban," Jelasnya.
Supriyatin menambahkan kedua pelaku pun melarikan diri. Sementara korban yang mengetahui kalungnya dirampas, spontan meneriaki sehingga mengundang warga setempat yang langsung mengejar pelaku. Panik akan teriakan korban dan pengejaran warga, sepeda motor yang dikendarai pelaku pun terjatuh.
"Pelaku ini panik, mereka langsung kabur meninggalkan motornya lalu masuk ke dalam angkot, sehingga pelaku dapat diamankan oleh team Pemburu preman dan buser Reskrim saat melakukan patroli gabungan bersama warga," tutur Supriyatin.
Akibat perbuatannya, pelaku digelandang ke Mapolsek Tambora bersama barang bukti selembar surat pembelian kalung emas, dan 1 unit Sepeda Motor Yamaha Mio warna merah B-4410-BJR. Kedua pelaku yang merupakan warga Tambora ini bakal dapat ancaman Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan kekerasan.
"Saat ini kita masih mintai keterangan terhadap kedua pelaku yang diamankan, apakah pelaku ini masuk sindikat tenda orange atau bukan masih kita dalami," Tandasnya.
Baca Juga: Kesaksian Warga : Baku Tembak Kaliurang Bukan Karena Perampokan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Pengalihan Penerima BPJS PBI-JK, Gus Ipul: Agar Lebih Tepat Sasaran
-
Tak Boleh Ada Jeda Layanan, Menkes Pastikan Pasien Katastropik Tetap Dilayani
-
Tangis Haru Guru Madrasah Pecah di Depan DPR, Tuntutan TPG Bulanan dan Kuota P3K Disetujui
-
Datangi BPK soal Kasus Kuota Haji, Pihak Gus Yaqut Tegaskan Tak Ada Aliran Dana
-
Pemprov DKI Gandeng Petani Daerah Guna Penuhi Pasokan Beras Jakarta Jelang Ramadan
-
BPBD Bogor Evakuasi Mobil yang Terseret Banjir Bandang di Sentul
-
Diperiksa soal Kasus Penganiayaan Anggota Banser, Habib Bahar Bakal Ditahan?
-
Sentul Diterjang Banjir Bandang Rabu Sore, Longsor Ikut Tutup Jalan
-
Mensos Gus Ipul: Penataan PBI-JK Berbasis DTSEN Turunkan Inclusion Error
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?