Suara.com - Densus 88 Antiteror menangkap terduga teroris Joko alias Abu Jalal (40 tahun) di Proliman Jalan Jogja-Solo, Dusun Keniten, Kalasan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (18/7/2018) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat penangkapan, terduga sedang berjualan es dawet.
Setelah berhasil mengamankan Joko, Densus 88 Antiteror kemudian menggeledah rumah terduga teroris yang berada di dusun Karangmojo, Tamanmartani, Kalasan, Sleman.
Widodo sebagai saksi penggeledahan rumah terduga teroris mengatakan, saat proses penggledehan Densus menyita buku-buku dan pedang, selain itu juga membawa ponsel milik istri Joko.
"Buku banyak sama sebilah pedang (sepanjang) satu meteran, serta handphone istri Joko," kata Widodo saat ditemui di rumahnya, Rabu.
Dalam kesehariannya, Widodo menceritakan, Joko selalu berjualan es dawet dan bekeja sebagai ojek online. Ia berjualan es dawet selama empat tahun terakhir. Sementara pekerjaan sebagai ojek online mulai ditekuninya setahun terakhir.
Widodo juga mengungkapkan bahwa Joko merupakan lelaki yang sering ke masjid untuk beribadah secara berjamaah, bahkan Joko sendiri dianggap masyarakat orang yang nilai agamanya cukup kuat.
"Sering ke masjid. Agamanya kuat, rajin kalau ke masjid," ungkap Widodo.
Widodo sendiri tidak melihat adanya gejala yang menunjukan ajaran radikal yang disampaikan oleh Joko kepada masyakarat. Namun, Widodo tidak menapik bahwa Joko tidak suka dengan kenduri dan tahlilan bersama. Ia juga dinilai jarang bergaul dengan warga sekitar.
"Orangnya pendiam. Joko jarang kumpul. Kenduri dan tahlilan enggak mau ikut," ungkap Widodo. (Somad)
Berita Terkait
-
Fakta Baru! Siswa SMP Pelaku Molotov di Kalbar Satu Komunitas dengan Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta
-
Anak Marah Gawainya Dilihat? Densus 88 Ungkap 6 Ciri Terpapar Ekstremisme Berbahaya
-
Miris! Densus 88 Ungkap 70 Anak Indonesia Terpapar Radikalisme, Pemicunya Tak Terduga
-
Seorang Remaja di Rusia Serang Sekolah Usai Terinspirasi Aksi Bom SMA 72
-
Densus 88: 70 Anak Terjerat Grup 'True Crime', Berawal dari Bullying dan Broken Home
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
Terkini
-
Pengamat: Dasco Temani Prabowo saat Umumkan Kabinet Jadi Simbol Partisipasi Rakyat
-
Skandal Narkoba Polres Bima: Kasatresnarkoba AKP Malaungi Diperiksa Terkait Jaringan Bripka Karol
-
Menteri PPPA Pastikan Tak Ada Kekerasan Fisik pada YBR di Ngada, Dugaan Kekerasan Psikis Didalami
-
Dikendalikan Napi Cipinang, Bareskrim Tangkap Aloy Terkait Peredaran Vape Etomidate
-
Menteri PPPA Akui Kelalaian Negara, Kasus Siswa SD NTT Bukti Perlindungan Anak Belum Sempurna!
-
FPIR Desak Menhan Fokus Pada Ancaman Nyata Kedaulatan Negara: Jangan Terseret Isu di Luar Tugas
-
Pemprov DKI Siapkan 20 Armada Transjabodetabek Blok M-Badara Soetta, Tarif Mulai dari Rp2.000
-
BMKG Rilis Peringatan Dini Hujan Lebat dan Angin Kencang Jabodetabek, Cek Rinciannya di Sini
-
Siswa SD yang Bunuh Diri di NTT Diduga Sempat Dimintai Uang Sekolah, Komisi X DPR: Pelanggaran Hukum
-
Warga Keluhkan TransJakarta Sering Telat, Pramono Anung Targetkan 10 Ribu Armada di 2029