"Sepeda semua," kata Jokowi.
Setelah itu, terdengar suara seorang anak yang menangis. Jokowi selanjutnya meminta anak tersebut untuk maju ke depan.
Ternyata, anak bernama Akar ini nangis karena sudah tunjuk jari namun tidak dilihat oleh Presiden.
"Ini yang nangis kenapa ya? Jangan-jangan minta sepeda. Oh tadi tunjuk jari toh? saya nggak lihat sih, mana-mana sekarang, dikenalkan namanya," kata Jokowi.
Akar menjelaskan, dia biasa dipanggil Bung oleh rekan-rekannya. Mendengar hal itu, Jokowi langsung berseloroh dengan menyebut Bung Akar yang nangis.
Jokowi pun memberikan pertanyaan. Indonesia merupakan negara besar yang memiliki 17 ribu pulau. Jokowi ingin akar menyebut dua pulau saja.
"Pulau Rinca dan Pulau Komodo," jawab Akar.
Setelah menjawab dengan benar, Jokowi pun menanyakan hadiah yang diinginkan. Dengan tegas, Akar ingin mendapatkan boneka Asian Games.
"Boneka, ye..ye," ucap Jokowi.
Baca Juga: KPU Berharap MK Segera Putuskan Gugatan Presidential Threshold
Usai memberikan pertanyaan dan hadiah ke anak-anak. Acara selanjutnya adalah menonton film dengan judul Kulari ke Pantai di Istana Negara. Jokowi dan Iriana kemudian ikut menyaksikan film tersebut meski tidak sampai selesai.
Berita Terkait
-
Tak Sekedar Medali, Angkat Besi Ingin Naik Kelas di Asian Games
-
Airlangga Masuk Bursa, Golkar Tak Bebani Jokowi Pilih Cawapres
-
Ini Alasan PII Dukung Airlangga Hartarto jadi Cawapres Jokowi
-
Jokowi Ajak Ratusan Anak-anak Bermain di Halaman Istana, Ada Apa?
-
Singgung Tiket Cawapres, Jokowi Sebut Cak Imin dan Romy Bersaing
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
'Pesta Babi' Ungkap Realitas Kelam, Kader PDIP: Jika Film Itu Tidak Bagus, Sediakan Ruang Debat
-
Mengapa Aparat Takut dengan Film 'Pesta Babi? Dokumenter yang Menguak Sisi Gelap Proyek di Papua
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu