Suara.com - Waketum Partai Demokrat Roy Suryo heran kepada satu partai politik yang enggan disebut sebagai partai pembajak. Sebab, ia mengetahui adanya perpindahan kader Partai Demokrat dengan tidak menjalani pendidikan terlebih dahulu.
Roy Suryo mencontohkan pada satu kader Partai Demokrat yang pindah ke Partai Nasional Demokrat secara tiba-tiba. Roy mendengar kalau mantan kadernya tersebut sudah diberi pendidikan selama enam bulan oleh partai pembajak.
"Ada satu partai mengatakan semua yang pindah itu sudah kami didik selama minimal enam bulan. Chris John itu baru hari Kamis 15 Februari 2018 diinagurasi oleh pak SBY di Cikeas, jadi baru empat atau lima bulan. Kok dikatakan sudah enam bulan? Enam bulan dari Hongkong," kata Roy Suryo, dalam acara diskusi "Colak Colek Caleg" di kafe Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (21/7/2018).
Selain itu, Roy Suryo pun menyoroti satu kader Partai Demokrat, Venna Melinda yang turut dibajak oleh Partai Nasional Demokrat. Roy mengetahui bahwa Venna Melinda masih aktif di Partai Demokrat pada lima bulan yang lalu.
"Jelas-jelas betul tiga sampai empat bulan yang lalu masih menyertai rombongan kami pak SBY dan AHY di Jawa Timur. Kalau dia mengatakan, 'nggak, enam bulan sudah aktif bersama kami', nggak (benar)," katanya menandaskan.
Berita Terkait
-
Beathor: Rismon Sianipar Kini 'Minta Dirangkul' dalam Polemik Ijazah Joko Widodo
-
Roy Suryo dan Dokter Tifa Gugat Lagi UU ITE ke MK, Bentuk Tim Troya Tanpa Rismon Sianipar
-
Rismon Sianipar Tantang Roy Suryo Bedah Ijazah Jokowi, Temukan Bukti Forensik Stempel dan Emboss
-
Rismon Sianipar Mundur dari Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Kubu Roy Suryo Cium Aroma Kejanggalan
-
Rismon Ajukan RJ, Kubu Roy Suryo Bongkar Ketakutan dan Dugaan Tekanan di Kasus Ijazah Jokowi
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas
-
Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo
-
PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah
-
Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor
-
Kritik Pedas Idrus Marham: Komunikasi Menteri Prabowo Jeblok, Kebijakan Bagus Malah Salah Paham!
-
Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja
-
Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura
-
Komisi III DPR RI Gelar RDPU Terkait Dugaan Korupsi Videografer Amsal Sitepu
-
Serangan AS-Israel di Bandar Khamir Tewaskan 5 Warga Iran, Teheran Balas Hantam Fasilitas Aluminium
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Investasi hingga Temui Kaisar Naruhito