Suara.com - Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani meminta kepada seluruh masyarakat tidak mengaitkan bencana gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat dengan urusan politik.
Politikus Partai Gerindra ini pun mengimbau masyarakat agar lebih berempati terhadap bencana itu, khususnya kepada para korban yang terkena musibah.
Muzani meminta masyarakat untuk melupakan sejenak urusan politik dan lebih serius menanggapi gempa berkekuatan 7,0 Skala Richter (SR) yang menimpa warga Lombok.
Baca Juga: Malaysia Tak Punya Kewenangan Putuskan Penggunaan Barracuda di Asian Games
"Janganlah membicarakan gempa ini dengan masalah-masalah politik. Lupakan problem politik, karena ini adalah problem yang menimpa saudara dan bangsa kita," kata Muzani di Gedung Nusantara III, Kompleks DPR, Senayan, Senin (6/8/2018).
Lebih jauh, sekjen Partai Gerindra ini meminta kepada instansi pemerintahan yang secara khusus menangani masalah bencana alam, segera memberikan bantuan bagi korban luka-luka serta pengungsi.
"Kemudian rumah-rumah dan para pengungsi lainnya cepat dilakukan bantuan dan dukungan moral, sehingga beban berat ini cepat terbantu," katanya.
Untuk diketahui, gempa bumi berkekuatan 7,0 SR mengguncang Lombok Utara, NTB pada Minggu (5/8/2018) malam.
Hingga pukul 12.00 WIB siang tadi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 91 korban meninggal, ratusan orang mengalami luka-luka dan ribuan rumah rusak.
Berita Terkait
-
Prabowo ke Pramono: Saya Dukung Sebagai Gubernur, Nanti 2029 Ya Terserah
-
Prabowo: Kalau Gerindra Brengsek, Gerindra Pun Saya Tangkap
-
Ahmad Muzani di Harlah NU: Bangsa Ini Berutang Jasa pada Kiai dan Santri
-
Kronologi Thomas Djiwandono Masuk BI: Dari Bendahara Gerindra, Wamenkeu, hingga Deputi Gubernur
-
Dikabarkan Bakal Masuk Kabinet Prabowo, Budisatrio Djiwandono Tanggapi Begini
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?