Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Presiden Direktur PT Paramount Enterprise International Ervan Adi Nugroho, Kamis (15/11/2018).
Ervan diperiksa terkait kasus dugaan suap penangangan Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Skandal itu menyeret nama Sekretaris Mahkamah Agung Nurhadi dan mantan petinggi Lippo Group Eddy Sindoro. KPK sendiri telah menetapkan Eddy Sindoro sebagai tersangka dalam kasus ini.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, Ervan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Eddy Sindoro.
”Kami memeriksa yang bersangkutan sebagai saksi. Ini untuk mendalami soal pemberian uang kepada mantan panitera PN Jakpus Edy Nasution,” kata Febri Diansyah di gedung KPK, Kuningan, Kamis.
Selain memeriksa Ervan, Febri mengakui tim penindakan KPK juga menggeledah rumah sekretaris Eddy Sundoro bernama Indriyanti di Jalan Janur Asri III Kelapa gading, Jakarta Utara.
"Melalui penggeledahan, disita sejumlah barang bukti elektronik," ujar Febri.
Untuk diketahui, Eddy Sindoro ditetapkan sebagai tersangka kasus ini sejak November 2016 lalu. Eddy diduga memberikan hadiah atau janji kepada penyelenggara negara terkait pengurusan perkara di PN Jakpus.
Eddy Sindoro telah menyerahkan diri ke KPK pada Jumat (12/10) setelah sebelumnya sejak April 2016 melarikan diri ke sejumlah negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Indonesia-Norwegia Luncurkan Small Grant Periode IV, Dukung FOLU Net Sink 2030
-
Terungkap: AS Siapkan Strategi Perang Jangka Panjang di Iran, Beda dari Venezuela
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur