Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), M. Hanif Dhaikiri, menilai keterlibatan pemerintah desa dalam memfasilitasi warganya yang ingin menjadi pekerja migran melalui prosedur yang benar dan legal adalah sangat penting.
Banyaknya calo yang beredar di desa selama ini, menyebabkan banyak aparatur pemerintah desa tak mengetahui bahwa ada warganya bekerja keluar negeri.
"Keterlibatan aparat desa perlu diperkuat. Selama ini, data WNI yang menjadi pekerja migran tidak terkelola dengan baik, karena banyaknya calo beredar di desa-desa," ujarnya, saat memberikan arahan Jambore Petugas Desmigratif Nasional, di Village Hall Pusat Pelatihan Kerja/SETC (Sampoerna Enterpreneurship Training Center), Dusun Betiting, Desa Gunting, Kecamatan Sukorejo, kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (17/11/2018).
Jambore Nasional Desmigratif yang berlangsung selama tiga hari itu diikuti 108 peserta petugas Desmigratif angkatan 2017 dari seluruh Indonesia dan dilaksanakan dalam bentuk penyampaian materi, sharing pengalaman, dan tanya jawab.
Menurut Hanif, selama ini, pemerintah terus memperkuat program di desa desa agar tifak bersifat parsial, tak kompreshensif dan tak terpadu. Menurutnya, desa sebagai fokus program Desmigratif, sangat penting dijangkau secara nasional.
Ia mengatakan, layanan migrasi sebagai salah satu dari empat pilar program Desmigratif sebenarnya merupakan P3K untuk proses migrasi. Di situ ada pendataan dan pendaftaran sebagai antisipasi pendataan awal migrasi.
"Jadi orang yang keluar masuk ke desa bisa terdata dan terkelola dengan baik. Hal ini perlu dilakukan, terutama bagi yang penduduknya bekerja di luar negeri," kata Hanif.
Ia menambahkan, selama ini, data WNI yang menjadi pekerja migran tidak terkelola dengan baik. Misalnya pengalaman saat mengirim jenazah pekerja migran ke Jateng, ternyata pekerja migran tersebut asal Jatim. Demikian pula saat dikirim ke Jatim, ternyata orang NTB.
"Kita kirim ke NTB, ternyata orang NTT. Kenapa? Karena prosesnya di luar. Pemerintah desa bahkan tak tahu ada warganya keluar negeri, karena calo-calo mengambil dan memprosesnya di luar daerah. Ini perlu diatasi bersama," katanya.
Baca Juga: Hadapi Ekonomi Digital, Kemnaker Siapkan Generasi Muda Indonesia
Didampingi Dirjen Binapenta PKK, Maruli A. Sihaloho, Direktur PTKLN, Soes Hindharno, Menaker mengatakan bahwa tujuan digelarnya Jambore Nasional Petugas Desmigratif adalah untuk mempertemukan petugas seluruh Indonesia dan membangun solidaritas dalam menguatkan aliansi-jaringan bersama; ajang tukar pikiran antar petugas Desmigratif; dan sebagai evaluasi kinerja Petugas Desmigratif dalam melayani dan memberdayakan PMI serta keluarganya.
"Lewat Jambore ini diharapkan juga tercipta ikatan-ikatan kekuatan dan semangat baru dalam menjalankan pengabdian pendampingan masyarakat PMI, hingga akhirnya tercapai secara optimal cita-cita program Desmigratif Kemnaker," katanya.
Program Desmigratif diluncurkan pada 2016 dengan melibatkan 2 desa sebagai percontohan. Pada 2017, Kemnaker berhasil membina 122 desa, kemudian pada 2018 membina 130 desa yang tersebar di 65 kabupaten/kota.
Lokasi Desmigratif saat ini berjumlah 252 desa, dan rencananya pada 2019 bertambah 150 desa.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kadisnakertrans Jawa, Timur Himawan Estu, Kadisnakertrans Kabupaten Pasuruan, Yoyok Heri Sucipto, dan Kepala UPT P3TKI Disnakertrans Jawa Timur, Budi Raharjo.
Berita Terkait
-
Noel Semprot Pimpinan KPK: 'Muak, Licik Seperti Bocil' usai Sidang Korupsi K3
-
Bekal Penting Sebelum ke Luar Negeri: Cara Calon Pekerja Migran Hindari Jeratan Love Scam
-
Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI
-
Keamanan Moskow Rusia Jebol, Serbuan Ratusan Drone Ukraina Lumpuhkan Fasilitas Logistik
-
Jangan Cuma Nakhoda, DPR Desak Bongkar Mafia di Balik Tragedi Kapal PMI Malaysia
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Wamensos Minta Aceh Utara Penuhi Syarat Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen
-
Di Aceh, Ratusan Calon Siswa Terjangkau Masuk Sekolah Rakyat
-
Ungkit Jasa Misi PBB, 4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Minta Hukuman Ringan
-
Pemerintah Pusat dan DPR RI Sepakati Pengelolaan ASN Harus Selaras dengan Kesiapan Fiskal Daerah
-
Pastikan MBG Berbasis Sains, Nanik S Deyang Rekrut Profesor Gizi Masuk Jajaran BGN
-
Otto Hasibuan Digugat! Jabatan Wamenko dan Ketum PERADI Dinilai Tabrak Putusan MK
-
'Kita Kerjakan Bersama', Terkuak Rapat Gelap 4 Anggota BAIS TNI Sebelum Siram Air Keras Andrie Yunus
-
Sita Uang Ratusan Juta Saat OTT, KPK Bawa Bupati Muara Enim ke Jakarta Besok
-
Ismail Menangis, Asrul Bertongkat: Dua Bos Travel Resmi Ditahan KPK Kasus Kuota Haji
-
KPK Dalami Fakta Sidang Raffi Ahmad Titip iPhone 17 dari AS, Siap-siap Diperiksa?