Suara.com - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie mengakui merasa sedih karena menjadi objek informasi serta foto hoaks oleh sejumlah warganet di media-media sosial.
Apalagi, kata dia, hoaks yang beredar tersebut berupa wajah dirinya yang ditempel ke foto perempuan model majalah dewasa asal Jepang serta tengah berpose seronok.
"Saya sedih juga sih dibilang model majalah bokep,” tutur Grace di kantor DPP PSI, Senin (19/11/2018).
Pernyataan tersebut diungkapkan Grace saat menerima seorang sopir taksi bernama Topan, yang meminta maaf karena ikut menyebarkan informasi dan foto hoaks tersebut.
Dalam kesempatan itu, Grace menyatakan mau memaafkan Topan. Ia berharap, warganet lain yang memfitnah dirinya bisa berlaku seperti Topan.
“Saya mengapresiasi bro Topan mau ke sini (Kantor DPP PSI) dan secara gentleman, secara jantan mengakui bahwa bro menulis dan ternyata itu tak benar dan bro mau meminta maaf. Semoga ke depan tak asal posting lagi ya bro," ucap Grace.
Mantan presenter berita iu menegaskan yang terpenting bagi PSI yakni pembelajaran kepada publik agar tidak ada lagi penyebaran berita bohong.
Sebelumnya, PSI melaporkan sejumlah akun media sosial, yang diduga menyebar fitnah terhadap Ketua Umum Grace Natalie.
Akun-akun tersebut sebelumnya menyebarkan foto manipulasi untuk menggambarkan Grace natalie berpose setengah telanjang dan bergaya seksi.
Baca Juga: Curhat di FB soal Suami Nganggur Sibuk Main Gim, Istri Dianiaya
Laporan tersebut terlampir dengan nomor laporan LP/6220/XI/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus dengan terlapor akun Srikandi Rahayu Ningsih, Rudy Hadi Saputra, Ira Adriana, Naadirah Nasution, Topan Pratama Siregar dan pemilik akun Instagram @achysaputra
Berita Terkait
-
Sopir Taksi Minta Maaf Sebar Foto Hoaks Grace Natalie Telanjang
-
PSI Tolak Perda Syariah, Ustaz Sambo: Jokowi Diam, Berarti Setuju
-
Ketum PSI Tunggu Kelanjutan Laporan Tolak Perda Berbasis Agama
-
Grace Natalie PSI: Kami Tidak Ingin Agama Dilacurkan
-
PSI ke MUI Sumbar: Jangan Samakan Syariah dan Perda Syariah
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa