Suara.com - Polisi telah melaksanakan reka ulang kasus pembunuhan terhadap Junisah (37) yang dihabisi suami sirinya bernama Sugiyono dengan menggunakan martil. Rekonstruksi yang digelar di sebuah indekos, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Rabu (21/11/2018), Sugiyono memperagakan 17 adegan diperagakan saat membunuh Junisah pada Selasa (13/11/2018) lalu.
Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo Kompol Muhammad Harris mengatakan, belasan adegan tersebut terdiri dari ketika tersangka ribut mulut hingga menghabisi nyawa istri sirinya itu dengan martil.
"Setelah kita amati bersama-sama, ternyata ada 17 adegan dari cekcok dengan korban, melakukan penganiayaan hingga korban tewas sampai pelaku membawa pergi anak-anaknya," kata Harris seperti dikutip Beritajatim.com, Rabu (21/11/2018).
Dia menambahkan, tindakan sadis itu dilakukan Sugiyono karena kesal sering melihat istrinya keluyuran pada malam hari. Akumulasi kekesalan itu juga dipicu karena Junisah dianggap tak mau mengurus dua buah hatinya hasil pernikahan siri dengan Sugiyono.
"Pelaku membunuhnya menggunakan martil atau palu, kemudian mencekik korban menggunakan tangan guna memastikan bahwa korban benar-benar meninggal. Setelah itu, pelaku menutupi korban dengan bantal," ungkapnya.
Dalam kasus ini, Sugiyono dijerat Pasal 338 KUHP dan Pasal 351 ayat 3 dengan ancaman kurungan maksimal 15 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Pembunuh Dufi Dibawa ke Polda Jabar Bareng Wanita Misterius
-
Mayat Iin Puspita Masih di RS Fatmawati, ke Mana Keluarganya?
-
Iin Puspita Sosok Pencinta Doraemon, Yuk Intip Isi Kamarnya
-
Sebelum Dibunuh, Pelaku dan Iin Puspita Sempat Bertengkar Hebat
-
Sadis, Iin Puspita Dibunuh Pakai Palu Lalu Disimpan di Lemari
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat
-
Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel
-
Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran
-
Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur
-
Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha
-
Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar
-
9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi
-
DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan
-
Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara
-
Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau