Suara.com - Setelah mengunggah foto anaknya bernama Tities Dwi Prihantana (22) yang diduga menjadi korban malapraktik ke media sosial, Facebook. Warga bernama Tikno (50) mengaku mendapatkan ancaman akan diproses ke ranah hukum.
Tikno menduga perbuatan malapraktik kepada anaknya itu dilakukan salah satu dokter praktik di RSUD Bojonegoro, pada Juni 2017. Kini, lengan kanan Tities membengkak lantaran diduga akibat malapraktik dokter tersebut.
Bahkan, pembengkakan itu pun menjalar hingga ke bagian punggung dan rahangnya. Akibat hal itu, Tities kini tak bisa beraktivitas seperti semula. Sang kakak bernama Rustaka pun akhirnya menggunggah foto kondisi adik kandungnya ke medsos.
"Akibat unggahan itu, pihak RSUD sudah melakukan konfirmasi, namun anak saya justru dituduh melakukan pencemaran nama baik institusi rumah sakit dan melanggar Undang-undang ITE," kata Tikno seperti dikutip Beritajati.com, Rabu (28/11/2018).
Terkait hal itu, Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Abdullah Umar berjanji akan mengawal keluarga agar bisa membawa kasus ini ke ranah hukum. Dia juga akan mendesak RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro bisa bertanggung jawab apabila ada salah satu dokternya terlibat malapraktik terhadap pasien.
"Komisi C akan melakukan pendampingan jika korban akan melaporkan kasus itu. Tapi kami juga akan melakukan kroscek kepada RSUD," ujarnya.
Dia meminta agar warga lain yang mengalami hal serupa agar berani melapor ke polisi. Dia pun siap memberikan pendampingan. "Jangan takut, kami akan mendampingi," tegasnya.
Sekedar diketahui, Tities Dwi Prihantana (22) diduga telah menjadi malapraktik saat melakuan operasi bedah benjolan di pundaknya. Akibatnya kini lengan kanannya bengkak dan tidak bisa leluasa digunakan untuk beraktivitas.
Karena tidak memiliki uang untuk berobat akhirnya dia memilih pengobatan alternatif dengan cara diberi masker lumut. Masker lumut itu hanya untuk mengurangi rasa panas dari pembengkakan.
Baca Juga: Gadis 16 Tahun Diperkosa Bergilir Pacar dan 4 Kawannya di Rumah Kosong
Sementara Direktur RSUD Bojonegoro, Haryono tidak mau memberikan keterangan saat diwawancarai di kantor DPRD Bojonegoro. (Beritajatim.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga
-
Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya
-
KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'
-
Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!
-
Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi
-
Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik
-
Kedok Game Keluarga! Disney Timezone di Jakarta Ternyata Sarang Judi Beromzet Rp2,1 Miliar Sebulan
-
Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029
-
3 Peserta Latsarmil Meninggal, KSP Dudung: Belum Ada Kelalaian, Mungkin Faktor Penyakit
-
Refocusing MBG Prioritaskan Kelompok Rentan, Ribuan Dapur Terancam Mubazir