Suara.com - Warga digegerkan dengan aksi bakar diri seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya sebuah indekos di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (6/12/2018). Bahkan, warga yang tinggal di Dukuh Kupang Timur gang 10A itu mengajak anaknya yang masih balita untuk bakar diri.
Kanit Reskrim Polsek Sawahan AKP Haryoko Widhi menyampaikan, berdasarkan keterangan warga, perempuan itu sebelum sempat terdengar ribut mulut dengan suaminya.
Berdasarkan keterangan sementara, saat terjadi insiden keributan, perempuan tersebut mengancam akan bakar diri dengan menggunakan bensin.
"Api sebenarnya tidak sengaja menyala, karena istri hanya mencoba menggertak suami. Tapi malah terbakar," kata Haryoko.
Beruntung, aksi bakar diri itu kemudian diketahui warga sekitar hingga api yang menjalar di kediaman korban bisa dipadamkan. Dari aksi tersebut, perempuan dan balitanya itu langsung dilarikan warga ke rumah sakit. Namun, Haryoko tak menjelaskan secara rinci kondisi keduanya.
"Saat ini, korban sudah dirawat di Rumah Sakit Angkatan Laut dr Ramelan Surabaya," ujar Haryoko.
Berdasarkan pantauan Suara.com. Indekos yang ditempati korban kini telah dijaga ketak aparat kepolisian.
Saat Suara.com mencoba menggali informasi dari para tetangga, jarang sekali mereka mau memberikan keterangan. Hanya satu orang yang mau memberikan keterangan, namun tidak berkenan menyebutkan identitasnya.
"Sebenarnya wanita (korban) ini warga asli Banyu Urip. Di sini dia ngekos," ungkap seorang warga di dekat lokasi kejadian.
Baca Juga: Tunggu Dua Jam, Ibu Iin Tembus Pengawalan Jokowi di Kraton dan Dapat Foto
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Janji Dinikahi, Takdir Setubuhi Gadis 16 Tahun Hingga Hamil
-
Tak Sanggup Bayar Kontrakan, Pasangan Kumpul Kebo Jadi Penjambret
-
Diduga Terlibat Kasus Kosmetik Ilegal, Via Vallen : Dinikmatin Aja
-
Detik-detik Crane Jatuh di Kali Item yang Menimpa Satu Keluarga
-
Empat Pemuda di Bekasi Dibacok karena Goda Pacar Orang
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
Terkini
-
MBG Dibagikan Lagi, BGN Ancam Suspend SPPG yang Mark Up Bahan Baku: Gila-gilaan, Langsung Disanksi
-
Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi
-
Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul
-
TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS
-
Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker
-
KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum
-
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang
-
KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Cegah 'Domino' Represi, KontraS Desak Presiden Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL