Suara.com - Laode Roni Apriliano (40) tega menganiaya ayah kandungnya, Laode Hadi Ma Ane, di Depok, Jawa Barat hingga harus dirawat di rumah sakit.
Penganiayaan terjadi lantaran sang ayah tak memberikan uang Rp 400 ribu yang diminta Roni. Pelaku telah diamankan pihak kepolisian pada, Kamis (6/12/2018).
Kasubag Humas Polresta Depok, AKP Firdaus menuturkan, Roni meminta uang Rp 400 ribu untuk keperluan pribadi.
Karena tidak memiliki uang, Roni pun menganiaya sang ayah hingga mengalami luka dan harus dirawat intensif di rumah sakit.
"Ayah Roni sudah lanjut usia dan tak lagi bekerja. Kesal karena tidak diberi uang, langsung menyerang sang ayah secara membabi buta," ujar Firdaus dalam keterangan yang diterima Suara.com, Jumat (7/12/2018).
Firdaus menjelaskan peristiwa itu terjadi pada, Rabu (5/12/2018), di Perumahan Sawangan Permai, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Depok.
"Pelaku emosi dan melakukan penganiayaan dengan cara memukul dan menendang korban," ungkap Firdaus.
Kejadian ini sempat membuat lingkungan perumahan setempat ramai. Tetangga dan kerabat pun mencoba melerai insiden tersebut.
Usai tega menganiaya ayah kandungnya, Roni kabur meninggalkan korban yang mengalami luka hingga mengeluarkan darah dari tubuhnya.
Baca Juga: 10 Akun Olahraga Indonesia Paling Populer di Twitter 2018
"Bersangkutan telah berhasil kami amankan. Saat ini kasusnya sedang kami dalami," tutur Firdaus.
Kontributor : Supriyadi
Berita Terkait
-
Deretan Kendaraan Mewah Habib Bahar, Kini Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan
-
Kembali Jadi Tersangka, Ini Daftar Hitam Kasus Hukum Habib Bahar bin Smith
-
Kasus Penganiayaan Pegawai Ritel di Pasar Minggu Berakhir Damai, Polisi: Proses Hukum Profesional
-
Keluarga Habib Bahar Balik Lapor, Istri Anggota Banser Korban Penganiayaan Dituding Sebar Hoaks
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
-
'Mama Jangan Menangis' Surat Terakhir Siswa SD di NTT Sebelum Akhiri Hidup karena Tak Bisa Beli Buku
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
Terkini
-
Akademisi Beri Peringatan Keras: Indonesia Belum Siap E-Voting, Ancaman Kejahatan Siber Mengintai!
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Menlu Ikut Hadir di Pertemuan Prabowo dan Ormas Islam, Beri Penjelasan RI Gabung BoP
-
Di RDPU Komisi II DPR, Akademisi UI Usul Bawaslu Dibubarkan dan Cabut Wewenang Sengketa MK
-
Pakar Hukum Pidana Nilai Kotak Pandora Kasus-kasus Korupsi Bakal Terbuka Jika Riza Chalid Tertangkap
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
KPK Siap Hadapi Praperadilan Ulang Paulus Tannos, Buronan e-KTP yang Nekat Ganti Identitas
-
Indonesia Jadi Penjual Rokok Terbanyak ASEAN, Dokter Paru Ingatkan Dampak Serius Bagi Kesehatan
-
Polda Metro Jaya Klarifikasi Pandji Pragiwaksono Terkait Kasus Mens Rea Jumat Ini