Suara.com - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jawa Timur memastikan tidak akan menerima MYA (23), tersangka kasus penyebaran video wanita bugil sebagai mahasiswa di Fakultas Ilmu Hukum.
Menurut Ketua Pusat Informasi dan Humas Unair, Suko Widodo, status calon mahasiswa di Unair yang disandang MYA otomatis akan gugur karena tersandung kasus penyebaran video bugil tersebut.
"Sudah pasti ada sanksi yang akan diberikan kampus. Yang jelas, MYA akan gugur sebagai calon mahasiswa S2," tegas Suko, Jumat (7/12/2018).
Di Unair, kata dia, MYA bukan mendapat beasiswa. Namun ia ikut kuliah reguler biasa dengan IPK 3,23.
"Tidak ada beasiswa, dia kuliah reguler biasa. Hanya saja, setelah diterima Unair dia sempat mengatakan akan mencari sponsor untuk biaya kuliahnya," ujarnya.
Sebelumnya, tersangka kasus penyebaran video wanita bugil, MYA (23) atau Muhamad Yusuf, ternyata tercatat masih calon mahasiswa S2 Universitas Airlangga (Unair) jurusan Ilmu Hukum.
"Yang bersangkutan (MYA) masih belum resmi menjadi mahasiswa S2 Unair. Saat ini memang tercatat diterima di Magister Ilmu Hukum. Baru resmi dikukuhkan bulan Februari 2019 nanti. Jadi statusnya masih calon mahasiswa S2," ujar Suko.
Ia mengungkapkan, untuk kuliah jenjang S1 ditemuh MYA di Unair.
"Pertanyaannya, di mana S1 MYA, S1-nya memang ditempuh di Unair. Dia angkatan 2014 dan lulus tahun 2018," ungkap Suko.
Baca Juga: Bocah Berkaus Kantong Plastik Lionel Messi Mau Dimutilasi Taliban
Sebelumnya, polisi membekuk seorang yang disebut sebagai mahasiswa S2 di salah satu kampus di Surabaya. Mahasiswa itu ditangkap lantaran mengancam menyebarkan rekaman video call sex bugil mantan pacarnya.
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan, penangkapan itu oleh Subdit V Ciber Crime Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, lantaran tersangka mengancam mantan pacarnya akan mengupload rekaman video call sex bugil jika tidak mau menuruti kemauan Yusuf alias MYA.
Kontributor : Achmad Ali
Berita Terkait
-
Sebar Video Call Bugil 6 Eks Pacar, Yusuf Belum Resmi Mahasiswa S2
-
Mahasiswa S2 Sebar Video Bugil Wanita, Unair: Itu Urusan Pribadi
-
Diduga Habis Ribut sama Suami, Perempuan Ajak Bayinya Bakar Diri
-
Diduga Terlibat Kasus Kosmetik Ilegal, Via Vallen : Dinikmatin Aja
-
Mahasiswa S2 Surabaya: Saya Puas Kalau Lihat Video Bugil Mantan Pacar
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!
-
Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat
-
Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator
-
UU Peradilan Militer Jadi Tameng Impunitas TNI! Aktivis Desak Reformasi Total
-
Kapolri Buka Suara Usai Roy Suryo dan dr Tifa Tak Ditahan: Itu Kewenangan Kejaksaan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer