Suara.com - Presiden Joko Widodo ikut senam pagi pada Hari Ulang Tahun ke-33 Senam Tera Indonesia di kawasan Kebun Raya Bogor, Minggu (9/12/2018). Tiba pukul 07.10 WIB, kedatangan Jokowi disambut oleh Ketua Umum Pengurus Senam Tera Indonesia Nono Sampono. Suasana di lapangan yang telah dipadati ribuan peserta pun menjadi semakin riuh.
Menuju area senam, Jokowi berjalan di antara peserta senam yang kompak berpakaian warna merah-putih. Dalam sambutannya, Kepala Negara mengaku senang dan bangga bisa hadir untuk membuka dan ikut senam di acara ini.
"Saya sangat bangga, saya sangat senang sekali, semuanya yang hadir di sini sangat gembira, sangat ceria, dan semuanya saya lihat sehat-sehat semuanya," kata Jokowi dalam siaran pers Istana Kepresidenan.
Mantan Gubernur DKI Jakarta juga menyampaikan rasa senangnya melihat para peserta yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Saat berjalan menuju area senam, beberapa peserta menyampaikan kepada Jokowi bahwa mereka berasal dari berbagai daerah, ada yang dari Blitar, Garut, Bogor, Malang, Wonosobo, hingga Solo.
"Iya dari semua kota, kabupaten, berada di sini semua pada pagi hari ini. Saya tidak mungkin sebut satu per satu, nggak akan rampung. Yang paling penting satu, kita sehat semuanya," ujar dia.
Di penghujung sambutannya, Jokowi mengucapkan selamat melakukan senam tera kepada para peserta. Secara simbolis, ia kemudian melepaskan balon berwarna merah dan putih ke udara.
"Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim senam tera bersama pada pagi hari ini saya nyatakan dimulai," kata dia.
Ketua Umum Pengurus Senam Tera Indonesia Nono Sampono dalam sambutannya mengatakan Senam Tera Indonesia terlahir 33 tahun yang lalu, tepatnya 12 November 1985. Adapun tema kegiatan kali ini adalah "Membangun masyarakat sehat, bugar, tetap produktif yang peduli budaya dan lingkungan hidup". Senam Tera terdiri dari gerakan peregangan, gerakan persendian, dan gerakan pernafasan.
"Gerakannya sederhana, tidak terlalu cepat oleh karena itu masih cocok untuk yang berusia lanjut," kata Nono Sampono.
Jokowi kemudian ikut serta melakukan seluruh gerakan dalam senam tersebut selama sekira 12 menit. Selesai senam, Presiden kembali ke Istana Kepresidenan Bogor.
Berita Terkait
-
Jokowi - Ma'ruf Amin Klaim Unggul di Media Sosial Kalahkan Prabowo
-
Sudirman Said: Landskap Kepemimpinan Indonesia Penuh Noda Akibat Korupsi
-
#HariAntiKorupsi, Sudirman Said Paparkan Capaian Jokowi: Masih Jauh Kan?
-
Soal Stiker Capres, Jokowi Paling Banyak Melanggar
-
Tolak Kompensasi Rp 4 Miliar, Obeth Gobay Tagih Janji Jokowi
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Geger Temuan PPATK, Rp992 Triliun Perputaran Duit Tambang Emas Ilegal, Siapa 'King Maker'-nya?
-
Pigai Akui Uang Pribadi Terkuras karena Kementerian HAM Tak Punya Anggaran Bansos
-
Saksi Ungkap Ada Uang Nonteknis dan Uang Apresiasi dalam Pengurusan Sertifikasi K3 di Kemnaker
-
Pedagang Kota Tua Terpaksa 'Ngungsi' Imbas Syuting Film Lisa BLACKPINK: Uang Kompensasi Nggak Cukup!
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Prabowo Wanti-wanti Pimpinan yang Akali BUMN Segera Dipanggil Kejaksaan
-
Natalius Pigai Bangga Indonesia Pimpin Dewan HAM PBB: Sebut Prestasi Langka di Level Dunia
-
Nadiem Kaget Banyak Anak Buahnya Terima Gratifikasi di Kasus Chromebook: Semuanya Mengaku
-
Tangis Nenek Saudah Pecah di Senayan: Dihajar Karena Tolak Tambang, Kini Minta Keadilan
-
Guntur Romli Kuliti Jokowi: Demi PSI, Dinilai Lupa Rakyat dan Partai Sendiri