Suara.com - NU (69), laki-laki tua asal Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi kini harus mendekam di balik jeruji besi setelah dilaporkan menyetubuhi anak angkatnya yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
Dari informasi yang dihimpun, perbuatan bejat NU terhadap korban yang masih berusia 17 tahun itu bahkan sudah dilakukan sejak 2016 lalu.
Ditemui di Mapolres Batanghari, NU mengaku khilaf telah menyetubuhi anak angkatnya. Bahkan pada saat kejadian pertama, NU mengira yang diajaknya berhubungan badan adalah istrinya.
“Dia (korban) lagi nonton TV, posisi dia lagi telentang. Namanya nggak sadar, nggak tahu, perasaan saya dia istri saya. Lalu saya datangi," ujar NU seperti dikutip Metrojambi.com, Senin (10/12/2018).
Meski awalnya mengaku khilaf, namun NU malah ketagihan dan melakukan perbuatan yang sama terhadap korban sampai beberapa kali. Ia juga membantah memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya.
“Nggak (ada paksaan), senang sama senang. Sudah empat kali saya melakukannya," ungkap NU.
Ia juga mengaku telah mengasuh korban sejak usia tiga tahun.
"Dari umur tiga tahun sudah tinggal sama saya. Orang tuanya di Jawa. Orang tuanya tidak mampu. Dia aku sekolahkan SD enam tahun, aku pondokkan tiga tahun," pungkas NU.
Baca Juga: Ibu Sakit Jiwa Lahirkan Bayi Cantik Mengaku dari Semarang dan Samarinda
Berita Terkait
-
Agni Masih Kecewa Meski UGM Sudah Akui dan Minta Maaf Dia Diperkosa
-
Birahi Memuncak, Kakek Perkosa Anak Angkat saat Nonton TV
-
Divonis 6 Tahun Penjara, Zumi Zola Berharap Jaksa KPK Terima Putusan Hakim
-
Divonis 6 Tahun Penjara, Hak Politik Zumi Zola Juga Dicabut
-
Eka Dibunuh Lalu Diperkosa Fajar, Keluarga: Nyawa Dibayar Nyawa
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
Terkini
-
Atasi Sampah di Bali, Menpar Widyanti Siap Jalankan Gerakan Indonesia Asri Arahan Prabowo
-
Cak Imin Ungkap Obrolan PKB Bareng Prabowo di Istana: dari Sistem Pilkada hingga Reshuffle?
-
Geger Tragedi Siswa SD di NTT, Amnesty International: Ironi Kebijakan Anggaran Negara
-
Rute MRT Balaraja Dapat Restu Komisi D DPRD DKI: Gebrakan Baru Transportasi Aglomerasi
-
Wamensos Minta Kepala Daerah Kaltim & Mahakam Ulu Segera Rampungkan Dokumen Pendirian Sekolah Rakyat
-
Dukung 'Gentengisasi' Prabowo, Legislator Demokrat: Program Sangat Menyentuh Masyarakat
-
Pemulihan Pascabencana Sumatera Berlanjut: Pengungsi Terus Berkurang, Aktivitas Ekonomi Mulai Pulih
-
DPR Soroti Tragedi Siswa SD NTT, Dorong Evaluasi Sisdiknas dan Investigasi Menyeluruh
-
Dobrak Kemacetan Jakarta-Banten, Jalur MRT Bakal Tembus Sampai Balaraja
-
Pakar Soal Kasus Chromebook: Bukti Kejagung Bisa Gugurkan Dalih Niat Baik Nadiem Makarim