Suara.com - Aparat Kejaksaan Negeri Tabalong, Kalimantan Selatan baru bisa menangkap seorang perempuan bernama Hj Neni Kurnaeni setelah menjadi buronan selama hampir lima tahun. Neni namanya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 2013 setelah terjerat perkara korupsi proyek pengadaan buku di Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong pada tahun 2010.
Kepala Kejaksaan Negeri Tabalong Gede Made Pasek Swardhyana mengatakan Neni dibekuk saat berada di sebuah rumah di kawasan Bandung, Jawa Barat.
"Terpidana langsung diterbangkan ke Bandara Syamsudin Noor, kemudian kami jemput dan dibawa ke Tanjung untuk proses eksekusi setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan," kata Swardhayana seperti dilansir Antara, Jumat (14/12/2018).
Dikatakannya, Neni Kurnaeni diketahui adalah Direktur PT Bagus Tirta Wardana, perusahaan yang memenangkan tender proyek pengadaan buku bernilai kontrak Rp9.675.090.000, yang harus memasok 52 paket atau 472.160 buku pada periode 22 November hingga 31 Desember 2010.
Akan tetapi, ketika akhir masa kontrak, terpidana tidak bisa memenuhi pengadaan buku tersebut, bahkan membuat berita acara seolah-olah pekerjaan telah rampung.
Hal itu dilakukan Neni bekerja sama dengan PPTK waktu itu berinisial SY selaku eks pengawas sekolah dasar dan sekolah luar biasa pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tabalong. Menurut hitungan BPKP Perwakilan Kalsel, negara mengalami kerugian senilai Rp539.190.910.
"Jadi, terpidana ini hanya tahanan kota sebelum adanya putusan Mahkamah Agung, kemudian buron saat mau dieksekusi," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Di Sidang Irwandi, Plt Gubernur Aceh Beberkan Soal Acara Maraton
-
Selain Sita Dokumen, KPK Tetapkan Dirut Perum Jasa Tirta II Tersangka
-
Korupsi Proyek Jasa Konsultasi, KPK Tetapkan Dirut Jasa Tirta Tersangka
-
Saksi Kasus Korupsi, Nico Siahaan Sempat Terima Uang Rp 250 Juta
-
Korupsi Tanah Bengkok, Camat Sugeng Berakhir di Penjara
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Didampingi Didit, Prabowo Akhirnya Temui dan Salami Warga Yang Hadir di Acara Open House Istana
-
SBY dan Jokowi Dijadwalkan Silaturahmi Lebaran ke Istana Temui Prabowo Sore Ini, Bagaimana Megawati?
-
Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Meksiko Kembali Membara: Polisi Tangkap Bos Kartel Sinaloa
-
Bisa Makan Gratis di Istana! Begini Suasana Open House Presiden Prabowo Siang Ini
-
Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'
-
Survei Mengejutkan: Mayoritas Warga AS Nilai Perang Iran Lebih Untungkan Israel
-
Presiden Prabowo Apresiasi Progres Signifikan Pemulihan Pascabencana Sumatera
-
100 Ribu Dokumen Rahasia Mossad Bocor! Kelompok Hacker Klaim Ungkap Operasi Global Israel
-
Berani! Tolak Mentah-mentah Permintaan AS, Sri Lanka Diam-diam Bantu 32 Awak Kapal Iran
-
Lebaran di Markas PDIP: Megawati Jamu Dubes Palestina hingga Rusia, Ini yang Jadi Bahasan