Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mengeluarkan peringatan dini agar mewaspadai hujan yang disertai kilat/petir dan angin kencang, Kamis (27/12/2018) sore ini. Peringatan dini ini juga berlaku untuk 8 daerah yang ada di Provinsi Jawa Barat.
Prakiraan cuaca di wilayah Jawa Barat pada Kamis pagi secara umum cerah berawan hingga berawan.
"Waspada potensi terjadinya hujan yang dapat di sertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Subang, Indramayu, Garut, Tasikmalaya, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Cirebon pada siang hingga sore hari," kata Kepala Stasiun Geofisika Bandung Tony Afus Wijayam.
Sementara antara siang dan sore hari secara umum cerah berawan hingga berawan dan berpotensi hujan sedang hingga lebat di sebagian wilayah Subang, Indramayu, Garut, Tasikmalaya, Sumedang, Majalengka, Kuningan, Cirebon.
"Untuk malam harinya secara umum cerah berawan hingga berawan dan dini hari ialah secara umum berawan," kata dia.
Untuk suhu udara wilayah Jawa Barat bagian utara pada Kamis ialah 22 hingga 33 derajat celsius dengan kelembapan udara 60 hingga 95 persen.
Sedangkan untuk suhu udara wilayah Jawa Barat bagian selatan ialah 19 hingga 33 derajat celsius dengan kelembapan udara 60 hingga 95 persen. Sementara untuk kecepakan angin hari ini secara umum bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat dengan kecepatan 05 hingga 30 Km/jam.
Lebih lanjut berdasarkan data dari bagian Data dan Informasi (Datin) Stasiun Geofisika Bandung, prakiraan tinggi gelombang diperairan sebelah Utara Jawa Barat ialah 0,50 meter hingga 1,50 meter.
Kemudian perairan sebelah Selatan Jawa Barat ialah 1,50 meter hingga 2,00 meter. (Antara)
Baca Juga: Pendeteksi Cuaca BMKG Diterjang Gelombang 2 Meter di Pelabuhan Merak
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Mahfud MD Bongkar Fenomena 'Peradilan Sesat': Hakim Bisa Diteror hingga Dijanjikan Promosi Jabatan
-
Soal Pemindahan Ibu Kota ke IKN, Politikus PKB Tegaskan Putusan MK Jadi Rujukan Final
-
Ajarkan Seni Debat, Gibran Bagikan Tips Khusus ke Siswi SMAN 1 Pontianak yang Dicurangi Juri LCC
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus