Suara.com - Andi Arif, seorang jaksa yang bertugas di Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau menjadi korban pencurian setelah kediamannya di perumahan Pinang Hijau di Jalan Hang Lekir, Kilometer 10, Tanjungpinang Timur disantroni maling. Akibat aksi pencurian itu, jaksa tersebut mengalami kerugian hingga mencapai Rp 250 juta.
Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Efendri Ali mengaku polisi telah menerima laporan dari korban pada 1 Januari 2019 lalu.
"Kejadian siang hari, pada saat pak Andi Arif tidak berada di rumah, berdasarkan laporan awalnya kerugian sekitar Rp 250 juta," kata Efendri seperti dikutip Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (4/1/2019).
Dari penyelidikan sementara, maling itu membobol rumah Andi dengan cara mencongkel jendela rumah. Dia pun menduga pelaku tersebut merupakan bandit yang kerap mengincar rumah kosong.
"Masih kami dalami lagi, modusnya hampir sama, mencongkel jendela dan plafon rumah," sebutnya.
Sejauh ini, Efendri mengaku belum bisa merinci total kerugian yang dialami korban. Namun, dari lapora awal, barang berharga yang raib di antaranya seperti uang tunai sebesar Rp 21 juta, satu unit jam tangan mewah dan dua unit TV.
"Kalau jumlah semua kurang tahu, tapi yang jelas uang tunai, dua unit TV LCD, perhiasan, dan beberapa jam tangan," jelasnya.
Ia juga mengimbau, bagi masyarakat yang akan berpergian dan meninggalkan rumah agar lebih teliti lagi melihat semua jendela dan pintu sudah terkunci.
"Kami harap melaporkan ke RT jika meninggalkan rumah, kejadian kejahatan itu kapan saja bisa terjadi," sebutnya.
Baca Juga: Menteri Nasir: Tak Ada Mahasiswa Indonesia Kerja Paksa di Taiwan
Berita Terkait
-
Modus Penyalur Tenaga Kerja, Lima ABG Bekasi Dijual Germo Bali
-
Beraksi Begal 9 Kali, Gengster Jakarta Tak Berkutik Dibekuk di Markas
-
Polisi: Pelaku Perusakan Nisan Salib di Magelang Satu Orang yang Sama
-
Dua Penyebar Hoaks Surat Suara Dibekuk Bareskrim Polri
-
Dari Kasus Narkoba, Polisi Ungkap Sindikat Peredaran Uang Palsu
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah
-
Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir