Suara.com - Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mengusut tuntas tumpukan pasir beracun di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara. Pasir tersebut diduga mengandung racun dari limbah industri minyak.
Ali Maulana menjelaskan, saat ini pasir yang sudah ada di rusun Marunda sejak Desember 2018 tersebut masih dalam proses uji laboratorium, belum dipastikan kandungan limbah apa yang ada di dalam pasir tersebut.
"Kalau ini memang limbah B3, kami minta diusut tuntas, kami siap membantu memfasilitasi kementerian dan dinas lingkungan hidup," ujar Ali Maulana kepada Suara.com, Selasa (8/1/2019).
Sebelumnya Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menduga pasir beracun yang ditemukan di kawasan Marunda, Jakarta Utara, berasal dari industri penghasil minyak. Indikasi awal pasir beracun itu merupakan limbah Spent Bleaching Earth (SBE).
Dari data sementara DLH DKI Jakarta tersebut, Ali menyatakan siap untuk memanggil beberapa perusahaan minyak di daerahnya untuk mengusut tuntas siapa yang bertanggung jawab atas tumpukan pasir beracun di rusun Marunda itu.
"Kalau memang ini fokus pada perusahaan minyak sayur, ya artinya tidak banyak, nanti bisa diusut kemana mereka buangnya, bisa diminta laporan manifesnya, mereka bekerja sama dengan perusahaan limbah mana, dan sebagainya," kata dia.
Meski demikian, Ali masih menunggu hasil rapat antara Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta dan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) yang rencananya akan digelar pada Selasa (8/1/2019) hari ini.
"Hari ini kami mau cek lagi nanti hasil lab yang dirapatkan di kementerian LHK, sampel juga sudah diambil, dari kota Jakarta Utara berharap semua diusut tuntas," jelas Ali.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, pasir berancun di Rusun Marunda berbentuk halus seperti semen. Pasir beracun ini berwarna kecoklatan seperti tanah merah, berbeda dengan pasir pada umumnya yang berwarna abu-abu.
Baca Juga: Polisi Gelar Perkara Kasus Prostitusi Online Vanessa Angel
Jika terkena air dan dilindas kendaraan, pasir beracun ini akan memadat seperti tanah liat dan warnanya berubah menjadi hitam.
Diketahui, tumpukan pasir beracun itu tersebar di tiga titik di Rusun Marunda. Di antaranya di cluster B, depan Sekolah Dasar Negeri 02 Pagi dan di tikungan dekat gapura Rumah Si Pitung.
Tumpukan pasir beracun sering digunakan oleh warga untuk dijadikan urukan untuk membangun rumah atau bangunan toko.
Berita Terkait
-
Warga Ungkap Awal Mula Pasir Beracun Masuk Rusun Marunda
-
Ini Penampakan Pasir Beracun di Rusun Marunda
-
Kurang SDM, DKI Kewalahan Awasi Perusahaan Penghasil Limbah Beracun
-
Pasir Beracun Rusun Marunda, Pengusaha DKI Dipastikan Rutin Lapor Limbah
-
Pasir Beracun Rusun Marunda Diduga dari Sisa Industri Minyak
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April