Suara.com - Artis Atiqah Hasiholan mengaku tak bosan untuk membekuk ibunya, Ratna Sarumpaet yang telah mendekam di rumah tahanan Polda Metro Jaya. Bahkan, Atiqah mengklaim saban hari mendatangi sel tahanan untuk bisa bertemu Ratna Sarumpaet.
"Hampir tiap hari saya jenguk," ujar Atiqah saat tiba di Polda Metro Jaya, Kamis (10/1/2019).
Terkait kunjungannya kali ini, Atiqah terlihat didampingi sang suami, Rio Dewanto. Tak ketinggalan, putri semata wayangnya juga diboyong untuk menengok keadaan aktivis sosial itu yang terjerat kasus penyebaran hoaks di media sosial.
Atiqah mengungkapkan jika saat ini kondisi Ratna mulai berangsur membaik. Pasalnya, kondisi kesehatan Ratna Sarumpaet dikabarkan terus menurun sejak mendekam di rutan Polda Metro Jaya pada Oktober 2018 lalu
"Sekarang sudah mendingan. Sudah mau makan," tambahnya.
Sebelumnya, penyidik Direktorat Reserse Kiriminal Polda Metro Jaya kembali melimpahkan berkas perkara milik Ratna Sarumpaet ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, hari ini. Pelimpahan berkas tahap satu itu dilakukan setelah polisi memperbaiki petujuk jaksa. Sebab, berkas tersebut sebelumnya kembali dipulangkan kepada penyidik lantaran dianggap belum lengkap.
"Di mana berkas ini sempat dikembalikan ke Polda Metro Jaya. Sekarang sudah diperbaiki oleh penyidik dan akan diserahkan kembali ke kejati dan diterima oleh Jaksa Penuntut Umum," kata Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Metro Jaya AKBP I Gede Nyeneng di Polda Metro Jaya.
Gede mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu berkas tersebut lengkap atau P21. Setelah berkas tersebut dinyatakan lengkap, nantinya polisi akan menyerahkan penahanan Ratna Sarumpaet beserta barang bukti kepada kejaksaan.
"Apabila nanti penyidik mendapatkan P21 dari Kejaksaan, barulah akan dilakukan penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan," tambahnya.
Baca Juga: Jokowi Yakin Tak Ada Lagi Beras Bulog Berwarna Cokelat Bahkan Hitam
Berita Terkait
-
Diduga Didanai, Polisi Incar Politikus Terkait Hoaks Surat Suara Tercoblos
-
Polisi Perbaiki 20 Materi dalam Berkas Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet
-
Hari Ini, Berkas Ratna Sarumpaet Kembali Dilimpahkan ke Kejaksaan
-
Polisi Selidiki Penyebar Hoaks Ustaz Arifin Ilham Meninggal Dunia
-
Jadi Tiga Orang, Polisi Bekuk Tersangka Baru Hoaks 7 Kontainer Surat Suara
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
50 Santriwati Dicabuli, Komnas HAM Desak Polisi Jerat Kiai di Pati Pakai UU TPKS
-
Kader PSI Bro Ron Jadi Korban Pemukulan, Ahmad Ali: Siapapun Pelakunya Harus Bertanggung Jawab
-
Respons Kapolri Soal Reformasi Polri, Siap Tindak Lanjuti Rekomendasi di Depan Prabowo
-
Misteri Isi 10 Buku Reformasi Polri, Prabowo Setuju Kompolnas Diperkuat dan Jabatan Dibatasi
-
Hapus Jejak Masa Lalu! Ketua Komisi XIII DPR Setuju Hak untuk Dilupakan Masuk RUU HAM
-
Periksa Plt Bupati Cilacap, KPK Telusuri Pemerasan pada Periode Sebelumnya
-
Tak Ada Kementerian Keamanan, Polri Tetap di Bawah Presiden
-
33 Tahun Tanpa Keadilan, Kasus Marsinah Disebut Jadi Alarm Bahaya Kebangkitan Militerisme
-
KPK Periksa Eks Staf Ahli Menhub Terkait Dugaan Suap Proyek Jalur Kereta
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan