Suara.com - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto meminta relawan pendukungnya untuk mengerahkan seluruh kekuatan saat proses pencoblosan hingga perhitungan suara di Pilpres 2019. Prabowo bahkan meminta relawan untuk menginap di Tempat Pemungutan Suara (TPS) saat hari pencoblosan 17 April mendatang.
Ketua Umum Partai Gerindra ini menganggap satu suara masyarakat sangat peting di Pemilu 2019. Sehingga ia meminta seluruh pendukung dan kader partai koalisi untuk menjaga suara agar tidak terjadi kecurangan.
"Jaga TPS, jaga suara rakyat, cek kotak itu, jangan sampe ada pemilih hantu. Besok (saat pencoblosan) jangan pulang cepat-cepat, tunggu sampai malam, kalau bisa kalian bawa rantang, bawa tiker, kalian piknik di situ, kalau perlu tidur disitu," kata Prabowo Subianto di Markas Roemah Djoeang, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/2019).
Di tempat yang sama, Sekjen Relawan Roemah Djoeang Tino Rahardian mengatakan para relawan nantinya akan ditugaskan untuk mendaftarkan, mendata pemilih, dan memenangkan Prabowo - Sandiaga di setiap TPS.
Roemang Djoeang menargetkan setiap relawan bisa memenangkan 60 persen suara untuk Prabowo - Sandiaga di setiap TPS mereka masing-masing.
"Kami akan meminta DPT di TPS masing-masing, misal ada 300 pemilih di tiap TPS, itu kami data sehingga tercapai target kami tercipta 60 persen suara untuk Prabowo-Sandiaga," kata Tino.
Relawan Roemah Djoeang sendiri merupakan relawan yang dulu mendukung Sandiaga saat maju sebagai Calon Wakil Gubernur DKI bersama Calon Gubernur Anies Baswedan pada Pilkada Jakarta 2017.
Baca Juga: Sandiaga Sudah Terima Bocoran 20 Pertanyaan Debat Capres - Cawapres
Berita Terkait
-
2 Februari, Relawan Prabowo - Sandiaga Akan Putihkan Jakarta
-
Sandiaga Sudah Terima Bocoran 20 Pertanyaan Debat Capres - Cawapres
-
Tim Gabungan Novel Dikaitkan ke Politik, TKN: Kubu Prabowo Selalu Nyinyir
-
Kampanye 1.000 Titik Dianggap Hoaks, BPN: Sandiaga Satu Hari 10 Titik
-
Gerindra Tak Masalah dengan Strategi PKS Lebih Tonjolkan Sandiaga di Pemilu
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'