Suara.com - Sungguh nekat tindakan yang dilakukan lelaki bernama Gunowo (40) lantaran mencuri sapi yang dipelihara mertuanya, Siyam (56). Alasan Gunowo mencuri hewan ternak milik Siyam karena terlilit banyak utang.
Kapolsek Karangploso AKP Effendy Budi Wibowo menjelaskan, peristiwa pencurian itu terjadi pada Selasa (8/1/2019) lalu. Saat itu pelaku mencuri satu ekor sapi jantan jenis londoan.
"Saat kejadian pemiliknya tidak ada di rumah. Mengetahui rumah dalam keadaan kosong, pelaku masuk ke kadang, kemudian melepaskan ikatan tali dan menuntun sapi tersebut keluar kandang, dan dibawa pergi,” jelas Effendy dalam rilis di Polsek Karangploso, Kamis (24/1/2019) siang.
Effendy melanjutkan, sapi tersebut dijual pelaku kepada orang yang kini masih dalam penyelidikan polisi. Sapi jantan berumur sekitar dua tahun tersebut dijual pelaku dengan harga Rp 9 juta.
"Untuk pembeli masih dalam penyelidikan. Barang bukti sudah ditemukan dan dikembalikan ke pemiliknya. Dari pembeli itu masih dikasih 3 juta, sisanya janji akan dibayar. Tapi sebelum dibayar yang kedua, tersangka tertangkap," katanya seperti dilansir dari Beritajatim.com
Effendy mengatakan, selama ini Gunowo tidak tinggal serumah dengan mertuanya itu. Namun, rumah Gunowo bersebelahan dengan Siyam.
"Dia ini kan juga ikut merawat sapi tersebut. Ada empat ekor sapi yang dimiliki korban, yang satu ini dicuri pelaku,” tandasnya.
Sementara itu, Gunowo beralasan nekat menjual sapi milik Siyam karena untuk membayarkan utang. Dia pun mengaku punya andil dalam hewan ternak itu karena rutin mengurus pakan rumput untuk hewan tersebut.
"Untuk bayar hutang pak. Saya kan juga ikut cari rumput tiap hari. Itu ada empat sapinya, makanya satu saya ambil,” kata Gunowo
Baca Juga: Bocah 6 Tahun Jago Memotong Rambut, Begini Aksinya
Akibat perbuatannya itu, Gunowo kini harus mendekam di rumah tahanan Polsek Karangploso. Gunowo bakal dijerat pasal 363 KUHP juncto 367 KUHP dengan ancaman pidana di atas tujuh tahun penjara.
Sumber: Beritajatim.com
Berita Terkait
-
Jadi Timses, Doni Jualan Sabu Pakai Mobil Caleg Gerindra
-
Kapolda: Para Tersangka Sengaja Bakar Mayat Inah Buat Hilangkan Jejak
-
Sarang Narkoba, 4 Pemuda Dbekuk Saat Berpesta Sabu di Rumah Dinas SD
-
Duel dengan Kawanan Maling, Pemilik Sapi Luka-luka Hingga Mobil Dibakar
-
Sebulan Buron, Nyamuk Dibekuk Polisi Saat Bobo di Rumah
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas