Suara.com - Buni Yani, terpidana kasus pelanggaran UU ITE, dikabarkan tengah dalam perjalanan menuju Kejaksaan Negeri Kota Depok, untuk menyerahkan diri guna dipenjara. Buni ke kantor Kejari Depok setelah menyambangi DPR RI, Jumat (1/2/2019).
Aldwin Rahardian, kuasa hukum Buni Yani, mengatakan, kliennya bakal memenuhi panggilan Kejari Depok untuk dieksekusi setelah adanya keputusan berkekuatan hukum tetap.
"Kami ikuti saja ketika dipanggil, ini kami dalam perjalanan ke Kejari,” kata Aldwin kepada wartawan melalui sambungan telepon, Jumat sore.
Meski memenuhi pemanggilan eksekusi Kejari Depok, Aldwin menegaskan Buni Yani tetap berencana mengajukan upaya peninjauan kembalikarena mendapat novum alias bukti baru.
"Kami akan ajukan PK, karena ada sejumlah dasar untuk menyebut hakim melakukan kekhilafan dalam putusan,” tuturnya.
Karena hendak mengajukan PK, Aldwin menjelaskan juga sudah memohonkan penangguhan eksekusi Buni Yani kepada Kejari Depok.
Berdasarkan pantauan Suara.com, sekitar pukul 17.42 WIB, terlihat puluhan awak media masih menunggu kedatangan Buni Yani sejak pagi.
Terlihat kendaraan tahanan Kejaksaan Negeri Depok terparkir di halaman Gedung dua tingkat tersebut. Untuk diketahui, Buni Yani divonis bersalah dan dihukum 1,5 tahun penjara.
Kontributor : Dwi Morison
Baca Juga: Kembali Cetak Gol, Benzema Bungkam Kritik Madridista
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin
-
Pengguna LRT Meningkat 26 Persen, Masyarakat Pindah dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Umum?