Suara.com - Pencipta lagu dangdut Yanto Sari (44) ditangkap Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada Senin (4/2/2019) sekira pukul 15.30 WIB terkait kepemilikan narkoba jenis sabu. Yanto diringkus bersama rekannya yang juga aransemen musik bernama Romy Patti Selano alias Ade.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono mengatakan dari hasil pemeriksaan Yanto mendapat narkotika jenis sabu dari seseorang bernama Uda yang masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).
"Hasil introgasi tersangka 1 (Yanto) mendapatkan cangklong sisa pakai sebulan lalu dari DPO Uda," ucap Argo saat dihubungi, Rabu (6/2/2019).
Selain Yanto dan Ade, polisi juga meringkus dua tersangka lainnya yakni Yudi Sudarso, dan Mike Adriyani alias Indri. Romy sendiri berprofesi sebagai aransemen musik.
Argo menerangkan, Yanto kerap membeli barang haram tersebut bersama tersangka kedua yakni Ade di depan ruko Puri Sentra Niaga Jalan Seulawah Blok D No.63 Kelurahan Cipinang Melayu Kecamatan Makasar, Jakarta Timur.
"Keduanya sering membeli dan menggunakan narkotika di TKP 2 (kediaman DPO Uda), dan tersangka 2 baru tanggal 2 Februari membeli dan menggunakan narkotika di TKP 2," kata Argo.
Terlkait itu Polisi kemudian melakukan pengembangan ke rumah DPO bernama Uda yang beralamat di Gang Mohamad Rt.008/04 No.34 Kelurahan Tanah Tinggi Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat pada Selasa (5/2/2019). Di tempat itu, polisi menangkap dua tersangka lainnya bernama Yudi Sudarso, dan Mike Adriyani alias Indri saat ingin membeli sabu.
"Selanjutnya tim melakukan pengembangan ke TKP 2 namun tidak ditemukan DPO Uda tetapi ada tersangka 3 dan 4, sedang menunggu pesanan narkotika," tambahnya.
Polisi, kata Argo, langsung mengamankan keempat tersangka dan memeriksa secara intensif untuk mencari keberadaan tersangka yang menyuplai barang haram tersebut.
Baca Juga: Teror Bakar Kendaraan di Semarang, Polda Jateng Kerahkan 450 Polisi Patroli
"Dilakukan uji laboratoris di Puslabfor Mabes Polri terhadap cangklong sisa pakai sabu 0,0125 gr neto (meth), urine awal tersangka 2 meth + ameth, darah dan rambut masih di proses," pungkasnya.
Untuk diketahui Yanto dikenal sebagai pencipta lagu dangdut. Karya Yanto diantaranya Tak Rela Diginiin (Via Vallen), Jawaban Lagu SMS (Yopi Latul), Hoaxs (Nella Kharisma), Madu (Amris Arifin), SMS (Trio Macan), dan Goyang Pistol (Yona).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!