Suara.com - Toatullah alias Toat (20), warga Kelurahan Sukawana, Kecamatan Serang, Kota Serang, akhirnya berhasil dibekuk Tim Unit Polsek Kota Serang pada Rabu (6/2/2019). Toat merupakan gembong pencurian motor (curanmor) yang sudah belasan kali beraksi di wilayah Serang dan sekitarnya.
Wakapolsek Serang, AKP Ramses Panjaitan mengatakan pelaku curanmor merupakan spesialias pencurian motor milik jemaah mesjid atau mushala.
"Tersangka ditangkap saat mondok di sebuah pondok pesantren setelah sembelumnya menjadi target operasi penangkapan tim reskrim,” ujar Ramses saat ditemui di ruang Reskrim Polsek Serang, seperti dilansir bantennews.co.id - jaringan Suara.com, Jumat (8/2/2019).
Ramses menerangkan, penangkapan tersangka Toat merupakan pengembangan dari tertangkapnya tersangka Busro Karim (19), usai melakukan aksi pencurian motor Honda Beat A 6087 CR milik Bunga Sri, 25, warga Kecamatan Kasemen, Kota Serang yang ditinggalkan salat di halaman Mushala Al Haq di Komplek Bungur, Kelurahan Sumur Pecung, Kota Serang, Sabtu (19/1/2019) sekitar pukul 18.30.
“Tersangka Busro berhasil ditangkap di areal stadion Maulana Yusuf Ciceri sekitar satu jam setelah melakukan aksinya di Mushala Al Haq. Dalam pemeriksaan, Busro mengaku hanya membawa motor curian yang melakukan aksi pencurian adalah tersangka Toat,” terang Ramses.
Berdasarkan keterangan tersebut, tim reskrim langsung memburu Toat di rumahnyadak ada di ruymah. Tim reskrim terus melakukan upaya pencarian sampai akhirnya mendapat informasi bahwa tersangka Toat telah dibawa oleh salah seorang kerabatnya untuk disembunyikan di sebuah pondok pesantren.
“Atas petunjuk ini, tersangka Toat berhasil kita amankan di dalam pondok pesantren,” kata Ramses.
Kedua tersangka diduga telah melakukan curanmor sebanyak 11 kali di halaman mesjid atau musala di Kota Serang. Mereka beraksi saat pemilik motor sedang melaksanaka ibadah salat.
Peran keduanya yakni Busro mengawasi di sekitar lokasi, sedangkan tersangka Toat bertugas sebagai eksekutor atau pengambil motor.
Baca Juga: Pertama Kali di Indonesia, Profesor dan Peneliti Demo LIPI
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!
-
Mengurai Benang Kusut Gagal Bayar Gaji PPPK: Apakah Dana APBN Bisa Jadi Solusi?
-
MBG Bau Tengik, Plastik Mahal! Jeritan Pedagang Tanah Abang di Tengah Demo BGN
-
Amnesty Bongkar Dugaan Operasi Sistematis Israel Hapus Jejak Palestina di Tepi Barat
-
Cegah Perjudian! Kapolri Aktifkan Satgas Antimafia Bola Jelang Piala Dunia 2026
-
Hapus Jejak Palestina! Amnesty Ungkap Pembersihan Etnis Terstruktur oleh Militer Israel
-
Mahasiswa UI, IPB, hingga Pancasila Bersatu di Depok, Susun Tuntutan untuk Pemerintah