Suara.com - Insiden kebakaran melanda gudang tisu di Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur pada Selasa (12/2/2019) dini hari. Adanya insiden kebakaran itu, sebanyak empat unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) dikerahkan ke lokasi.
Shofi (30), seorang warga menceritakan detik-detik saat gudang tersebut diamuk si jago merah. Dia mengaku awalnya mendengar suara seperti tumbukan batu sebelum gudang tersebut terbakar.
"Kebetulan saya belum tidur, ada suara seperti tumbukan batu. Gudang itu di sebelah rumah saya. Nah, saat saya keluar rumah, api sudah membakar atap gudang," kata Shofi seperti diwartakan Beritajatim.com.
Setelah melihat gedung tisu itu terbakar, Shofi mengaku langsung berteriak agar warga sekitar bisa keluar rumah. Dia mengaku melihat kobaran api yang cukup besar di bagian belakang. Bahkan api tersebut merembet dan menganguskan kamar mandi rumahnya. Khawatir api semakin membesar, dia mengaku langsung mengemas dokumen-dokumen sambil membawa sepeda motor untuk diselamatkan.
"Saya keluar rumah dan membangunkan tetangga, kedua anak saya ajak mengungsi di rumah tetangga yang agak jauh dari lokasi. Dokumen-dokumen penting serta motor juga saya bawa, takut api menjalar ke rumah. Begitu juga tetangga lain, karena gudang memang dekat rumah warga,” katanya.
Warga lain, Muhammad Irfan (36) menambahkan, warga panik karena lokasi gudang dekat dengan pemukiman. “Warga tidak berani memadamkan secara manual karena api cukup besar. Hanya bisa mengevakuasi barang-barang,” katanya.
Sekira pukul 03.30 WIB, lanjut Irfan, sejumlah mobil PMK datang dan melakukan upaya pemadaman. Sebanyak tiga unit mobil PMK dari BPBD Kabupaten Mojokerto dan satu unit mobil PMK dari Kota Mojokerto didatangkan ke lokasi kebakaran.
Sumber: Beritajatim.com
Baca Juga: Subscriber Hampir 10 Juta, Ria Ricis Janji Berangkatkan Umrah Fans
Berita Terkait
-
Akibat Korsleting Listrik Mobil, 3 Ruko dan Lima Motor Hangus Terbakar
-
Imbas Kebakaran Gedung Telkom, Pembuatan e-KTP Jadi Terhenti
-
Gara-gara Lampu Tempel, Nenek Arsati Tewas Terpanggang di dalam Rumah
-
10 Orang Tewas Akibat Kebakaran yang Disengaja di Paris
-
Gedung Telkom Kebakaran, Jaringan Telkomsel Lumpuh Total
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban
-
Nyawa Melayang karena Rp10 Ribu, Cak Imin Sebut Tragedi Siswa SD di NTT Jadi 'Cambuk'
-
Nama Gubernur Khofifah Muncul di Sidang Korupsi Dana Hibah, Akan Jadi Saksi Besok