Suara.com - Henri Pradipta Anwar, anak sulung Wali Kota Blitar non aktif, Samanhudi Anwar disebut-sebut sebagai salah satu kandidat kuat untuk menduduki posisi wakil walikota yang kosong. Samanhudi Anwar dinonaktifkan sebagai wali kota Blitar karena sudah menjadi terpidana korupsi.
Nama Henri, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPC PDIP Kota Blitar itu, merupakan satu dari 7 nama kandidat yang masuk dalam radar Tim Penjaringan Calon Wakil Wali Kota bentukan DPC PDIP yang dibentuk pada 23 Februari lalu. Namun, Henri belum memberikan pernyataan terkait hal ini dan juga belum mendaftarkan diri ke Tim tersebut.
Hingga Senin (25/2/2018), baru satu nama yang mendaftarkan diri ke Tim yaitu Sutanto, bendahara DPC PDIP dan juga Ketua Fraksi PDIP di DPRD Kota Blitar.
"Saya mendapat dukungan dari orang-orang lama partai kepada saya untuk mendaftar dengan tujuan memperkuat posisi partai di jajaran eksekutif," ujar Sutanto kepada wartawan.
Ketua Tim Penjaringan yang juga Ketua DPC PDIP Kota Blitar, Said Novandi, mengatakan bahwa sesuai instruksi DPP PDIP, tugas Tim adalah menjaring 3 hingga 4 nama untuk diserahkan ke DPP PDIP.
"Pendaftaran kami buka sampai Kamis pekan ini. Dan siapapun yang kami kirimkan namanya, DPP yang memutuskan satu nama untuk menduduki kursi wakil walikota," jelasnya.
Wali Kota Blitar non-aktif M Samanhudi Anwar terjerat kasus suap terkait ijon proyek pembangunan sekolah lanjutan pertama di Blitar dengan nilai kontrak sebesar Rp 23 miliar. Dia diduga meminta bagian 8 persen dari nilai kontrak. Terkuaknya kasus ini berawal dari OTT KPK di Tulungagung awal Juni 2018 yang menjerat Bupati Tulungagung M Syahri.
Pada 24 Januari lalu di Pengadilan Tipikor Surabaya Samanhudi divonis 5 tahun penjara, denda Rp 500 juta, dan juga dicabut hak politiknya selama 5 tahun. Beberapa waktu lalu Kemendagri juga sudah mengeluarkan surat pemberhentian sementara Samanhudi dari posisi Walikota.
Dikabarkan bahwa pengunduran diri Samanhudi dari kursi Wali Kota Blitar juga sedang diproses. Jika surat pengunduran diri sudah resmi atau kasus hukumnya sudah inkrah otomatis Santoso, wakil walikota yang kini menjadi Plt Walikota Blitar, akan menjadi Wali Kota definitif.
Baca Juga: Peras PNS Rp 40 Juta, Korban Wartawan Gadungan Blitar Capai 30 Orang
Sebagai partai pengusung pasangan Samanhudi dan Santoso pada Pilwali 2015, PDIP berhak mengusulkan figur yang akan mengisi posisi Wakil Walikota jika Santoso sudah definitif menjabat Walikota Blitar untuk sisa periode hingga 2020.
Lima nama lainnya adalah, Syahrul Alim (wakil bendahara partai), Sugeng Praptono (wakil ketua bidang kaderisasi), Hendri Suprapto (wakil ketua bidang pemenangan pemilu), Sukardji (wakil ketua bidang hukum dan advokasi), dan Zainal Efendi (wakil ketua bidang kehormatan).
Berita Terkait
-
Kubu Jokowi Banggakan Program Dana Desa, HNW: Dulu Sempat Ditolak PDIP
-
LSI Sebut Suara Muslim ke PDIP Turun, Fahri Hamzah: Petahana Juga Turun
-
Cerita Pelarian Terpidana Korupsi, Jual Rumah hingga Dagang Mainan Anak
-
Dipepet Partai Gerindra, Dukungan Pemilih Muslim ke PDIP Menurun
-
Elektabilitas Unggul di Pemilu 2019, PDIP Kena Efek Ekor Jas Jokowi
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi
-
Dosen UI: Tantangan Literasi Bencana Ada pada Aksi, Bukan Sekadar Informasi
-
Geruduk Kementerian Diktisaintek, BEM SI Teriakan Tiga Dosa Perguruan Tinggi
-
Prabowo Panggil Mendiktisaintek, Kampus Diminta Jadi Mitra Pemda Atasi Masalah Daerah
-
Ribka Haluk: Keselarasan Kebijakan Pusat - Daerah Kunci Sukses PSN Pantura Jawa
-
Telisik Penyebab Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa Dinas PU Hingga Sopir Green SM
-
Kapal Perang AS Terjang Iran di Selat Hormuz dengan Dalih "Project Freedom"
-
Polisi Ciduk Pelaku Penusukan Terhadap Ibu di Pondok Aren Tangsel, Motif Masih Dalam Penyelidikan
-
Ade Armando, Abu Janda, dan Grace Natalie Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Video Ceramah JK