Suara.com - Politikus Partai Demokrat Roy Suryo menjadi korban dalam kericuhan terkait kedatangan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto di Yogyakarta Rabu (27/2/2019). Kaca belakang mobil Roy Suryo yang diparkir di halaman rumah pecah terkena lemparan batu.
Aksi lempar batu diduga terjadi karena kesalahpahaman. Dua kelompok massa terlibat dalam kerusuhan tersebut, yakni Gerakan Pemuda Kabah (GPK) dengan massa pendukung pasangan nomor urut 01 Jokowi - Maruf Amin.
"Betul. Kasihan (mobilnya) enggak salah apa-apa, parkir dalam rumah sendiri, eh kaca belakangnya kena," kata Roy saat dihubungi Suara.com.
Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga ini menerangkan, kaca belakang mobil Lexus Nopol B 1608 RFR miliknya sedang diparkir di garasi terkena lemparan batu liar dari massa.
Saat itu, segerombolan massa lewat di depan rumahnya di Gang Kutu Dukuh Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati, Kabupaten Sleman, dan mengejar gerombolan lainnya.
Pada saat kejadian, Roy sedang tidak di rumah. Ia tengah menunggu istrinya yang telah selesai menjalani operasi kantong empedu dan usus buntu di RS Panti Rapih.
Kericuhan terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Tak hanya saling lempar, sebagian massa juga membawa senjata tajam. Kejadian itu segera ditangani oleh kepolisian setempat.
Kontributor : Sri Handayani
Baca Juga: KPK Tetap Kejar Aliran Uang Suap Proyek Meikarta ke Anggota DPRD Bekasi
Berita Terkait
-
Prabowo Klaim Dapat Dukungan PPP Hasil Muktamar, Bukan yang Akal-akalan
-
Timses Jokowi: Prabowo Tak Mengerti Soal Pemisahan Kekuasaan
-
Sebut Ada Paguyuban Kongkalikong, Prabowo: Ada Politikus Terima Uang Kalah
-
Prabowo Sebut Duit Pensiun Gubernur Jawa Tengah Cuma Rp 1,8 Juta Sebulan
-
Sibuk Kampanye, Prabowo Belum Sempat Tandatangani Surat Cawagub DKI
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung